Brigadir J
Kasus Brigadir J: Jenderal Bintang 3 Polri Mundur Andai Kapolri Tak Tetapkan Ferdy Sambo Tersangka
Masih banyak drama di balik penetapan Irjen Pol Ferdy Sambo (49), sebagai tersangka utama kasus pembunuhan Brigadir J.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/140822-Mahfud-MD-1.jpg)
Agung diwisuda dari Akademi Polisi (akpol) tahun 1987. Kapolri sendiri masih 53 tahun, dan baru masuk akpol tahun 1987, dan tamat 1991.
Artinya pas Agung diwisuda, Jenderal Sigit baru diopspek.
Selain Komjen Agung, ada empat jenderal bintang tiga yang berdiri di belakang Kapolri saat umumkan Sambo jadi tersangka, Selasa (9/8/2022).
Baca juga: Babak Akhir Drama Kasus Brigadir J: Penyidik Beberkan Motif Ferdy Sambo Habisi Korban
Ada Komjen Pol Gatot Eddy Pramono (Wakapolri), dia Akpol '88. Lalu ada seangkatannya Komjen Pol Anang Revandoko (Dankorps Brimob), lalu menyusul dua jenderal bintang tiga lain, Komjen Pol Agus Adriyanto (Kabareskrim Polri, Akpol 89) dan
Komjen Pol Ahmad Dofiri (Kabaintelkam Polri, Akpol 89).
Lima jenderal bintang dua lainnya adalah Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, Asisten SDM Polri Irjen Pol Wahyu Widada, Kappusdokkes Polri Irjen Pol Asep Hendradiana, Kadiv Propam Polri Irjen Pol Syahar Diantono dan Dirtipidum Brigjen Pol Andi Rian Djajadi.
Momen sepuluh jenderal bintang 3 dan 2 jadi pendamping jenderal bontang 4, adalah sejarah pengumuman kasus kriminal dan hukum bersejarah di Tanah Air.
Tak pernah ada nominal jenderal sebanyak ini tampil di depan publik, umumkan satu tersangka yang juga jenderal polisi aktif.
Drama rencana pengunduran diri itu, sudah terungkap sejak Senin (8/8/2022), atau tepat sebulan setelah insiden, bulan lalu.
Momen ancaman mundur itu terjadi sehari jelang pengumuman tersangka kasus kriminal bersejarah oleh Kapolri, 5 jenderal bintang tiga dan 5 jenderal bintang 2, Selasa (9/8/2022) malam di ruang rapat khusus pati mabes Polri.
Komjen Pol Drs Agung Budi Maryoto, M.Si sejak 1 Mei 2020 mengemban amanat sebagai Inspektur Pengawasan Umum Polri.
Ia lahir di Cilacap, Jawa Tengah, 19 Februari 1965 silam.
Agung, lulusan Akpol 1987 berpengalaman dalam bidang lalu lintas.
Sebelum jabat Irwasum, pangkat jenderal bintang tiganya didapat saat menjabat Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri di masa Tito Karnavian jabat Kapolri (2016-2019).
Akademi Kepolisian (1987)
PTIK (1996)