Pemilu 2024
Airlangga Menguat Kandidat Capres: Golkar-PAN-PPP Kompak Daftar ke KPU
Sikap kompak Golkar, PPP dan PAN diperlihatkan di tengah isu kekukuhan kader Golkar mengusung Airlangga Hartarto sebagai calon presiden.
TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Koalisi Indonesia Bersatu atau KIB, Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pamer kekompakan.
Golkar, PPP dan PAN akan mendaftar calon peserta Pemilu 2024 ke Komisi Pemilihan Umum atau KPU pada Rabu 10 Agustus 2022.
Sikap kompak Golkar, PPP dan PAN diperlihatkan di tengah isu kekukuhan kader Golkar mengusung Airlangga Hartarto sebagai calon presiden.
Baca juga: Update Pilpres 2024: Anies Baswedan-AHY Dipilih 56,21 Persen Pemilih Golkar-PAN-PPP
Sebaliknya kader PPP menyatakan akan menyampaikan figur capres kepada Presiden Joko Widodo sebelum mengumumkan ke publik.
Direktur Eksekutif PARA Syndicate Ari Nurcahyo menyebut, pendaftaran partai politik anggota KIB ke KPU secara bersama dapat dimaknai sebagai pesan yang mengusung semangat persatuan.
Adapun KIB yang beranggotakan Golkar, PAN dan PPP bakal mendaftar calon peserta Pemilu 2024 ke KPU pada Rabu, 10 Agustus 2022 mendatang.
"Secara simbolik pesan persatuan itu mau disampaikan lewat kebersamaan KIB dalam mendaftar sebagai peserta pemilu," kata Ari, kepada wartawan, Jumat (5/8/2022).
Ari mengatakan, harapan publik terkait semangat persatuan yang diusung KIB.
Koalisi tiga partai itu diharapkan bisa konsisten untuk memperjuangkan politik kebangsaan sekaligus menolak politik identitas.
Baca juga: Figur Cagub Golkar Gorontalo Panasi Mesin: Idah Syahidah Dekati Anak Muda
Menurutnya, politik identitas kontraproduktif dengan persatuan nasional.
"Harapan publik, semoga KIB konsisten menjaga persatuan nasional dengan mengusung dan memperjuangkan politik kebangsaan dan politik gagasan, serta konsisten menolak politik identitas yang mengoyak persatuan dan membelah masyarakat lewat polarisasi masif," ujarnya.
KIB juga diharapkan mampu menerjemahkan semangat persatuan menjadi aksi dan tindakan yang konkret.
"Semoga pesan simbolik tersebut membumi dalam aksi nyata menjaga persatuan bangsa di tengah masyarakat, dan tidak tergoda untuk mempraktikkan politik identitas," ucapnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menegaskan kunci mengatasi berbagai persoalan dan konflik adalah persatuan.
Menurutnya, beragam tantangan yang bakal dihadapi bangsa Indonesia.
Mulai dari tantangan perfect storm 5C, yaitu covid-19, conflict (konflik), climate change (perubahan iklim), commodity prices (harga komoditas), dan cost of living (biaya hidup). Bahkan tantangan itu akan bertambah jelang Pemilu 2024 yakni Political Storm (badai politik).
Baca juga: Marten-Hamzah: Golkar Gorontalo Siap Menangkan Airlangga pada Pilpres 2024
"Untuk mencegah political storm, kita perlu bersatu," kata Airlangga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/050822-bendera-golkar-pan-ppp.jpg)