Festival Apangi 2022
BPOM Gorontalo Sosialisasi Keamanan Makanan Jelang Festival Apangi di Dembe
BPOM Gorontalo memberikan sosialisasi terkait kemanan pangan kepada ibu-ibu di Dembe. Sosialisasi ini digelar jelang Festival Apangi
Penulis: Husnul Puhi |
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/04082022_Festival-Apangi_Dembe-I.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Gorontalo melakukan sosialisasi keamanan makanan jelang Festival Apangi 2022, Kamis (4/8/2022).
Sosialisasi ini dilakukan, agar saat pelaksanaan Festival Apangi 2022 nanti, tidak ada risiko keracunan makanan.
Adapun sosialisasi keamanan pangan menyasar emak-emak di Kelurahan Dembe I, Kota Gorontalo. Sebab, emak-emak inilah yang nanti akan membuat pangan saat Festival Apangi 2022 nanti.
Lurah Dembe I, Rizal Baili menjelaskan, pihaknya menyurati BPOM untuk meminta menyosialisasikan keamanan makanan (food safety) kepada emak-emak di wilayah itu.
"Kue apangi nanti akan dibagikan secara gratis, makanya kita harus memperhatikan makanan yang kita buat," ungkap Rizal Baili Lurah Dembe I, Kota Barat.
Materi sosialisasi yang diberikan oleh BPOM pagi hari tadi berupa sadar akan keamanan pangan, dan bagaimana cara pengolahan pangan yang baik agar tidak tercemar dengan bakteri maupun kuman.
Muindar, Koordinator Kelompok Substansi Infokom BPOM Gorontalo menjelaskan, ada tiga jenis bahaya pangan. Yakni bahaya biologis, kimia, dan fisik.
Bahaya biologis berupa bakteri, jamur, parasit, virus, dan ganggang. Lalu bahaya biologis seperti boraks, formalin, rhodamin B, dan kuning metanil.
Sedangkan untuk bahaya fisik berupa potongan kayu, batu, logam, rambut, dan kuku.
"Hal ini yang sering menjadi penyebab makanan beracun, dan ini terjadi karena kelalaian dari pembuat makanan itu sendiri," tegas Muindar.
Muindar menambahkan bahwa ketelitian dan kehigienisan pada makanan merupakan faktor utama yang harus diperhatikan oleh masyarakat.
Selanjutnya, Muindar mengapresiasi Kelurahan Dembe I yang telah mengundang BPOM Gorontalo dalam hal sosialisasi tersebut.
Ia berharap Festival Apangi 2022 nanti akan berjalan dengan baik dan tidak ditemukan makanan yang bermasalah.
Karena pada hari H nanti, tim BPOM dan balai kesehatan akan menginspeksi langsung kue apangi sebelum dibagikan ke masyarakat.
Festival Apangi adalah perayaan tahunan menyambut Tahun Baru Islam. Pada festival ini, masyarakat Kelurahan Dembe I, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo biasanya membuat kue jenis Apangi atau Apang. Karena itu, disebut Festival Apangi.
Masyarakat dari luar Dembe I bisa menikmati kue apang secara gratis. Akan dibagikan secara cuma-cuma oleh masyarakat setempat. (*)