Capres 2024

Daerah Makin Masif Suarakan Puan Maharani Presiden 2024

Aspirasi Puan Maharani maju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 semakin masif di daerah.

Editor: Lodie Tombeg
Kolase TribunGorontalo.com
Puan Maharani dan baliho Ketua DPR RI Puan Maharani di Kabupaten Minahasa Utara. Aspirasi Puan Maharani maju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 semakin masif di daerah. 

Deklarasi mendukung Puan Maharani sebagai capres sekian meluas. Mulai dari Sumatera Utara, Jawa Timur, Banten hingga Jawa Barat.

Hendra Yasin: Puan-Ganjar Untungkan PDIP

Pengamat politik dari IAIN Sultan Amai Gorontalo Hendra Yasin mengatakan, duet Puan Maharani-Ganjar Pranowo akan menyatuhkan seluruh kekuatan PDIP. Suara PDIP sebagai partai pemenang Pemilu 2019 tidak pecah.

Alumni Universitas Gajah Mada ini menilai sejauh ini ada dua nama yang muncul di PDIP untuk dipersiapkan menuju capres-cawapres.

Bila dua nama tersebut menjadi lawan politik dalam perhelatan pesta demokrasi ke depan tentu hal ini merugikan PDIP.

Kata Hendra, nama yang menonjol tidak hanya Puan Maharani namun juga Ganjar Pranowo. Namun untuk maju sebagai calon yang diusung ke capres hal itu tidak lepas dari hak prerogatif Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Bagi Hendra, PDIP menjadi rugi jika Puan Maharani dan Ganjar Pranowo menjadi lawan pada Pilpres 2024. Akan merusak dan memecah basis massa PDIP.

Baca juga: Breaking News: Bursa Capres PDIP, Puan Maharani Punya Modal Suara 15,55 Persen di Gorontalo

"Kita tida bisa pungkiri ke depan bisa jadi keduanya duet melalui PDIP atau bisa menjadi lawan antara dua kutub. Jika terjadi perlawanan politik antara keduanya tentu sangat merugikan PDIP," jelasnya.

Duet Puan Maharani-Ganjar Pranowo, kata Hendra, memungkinkan. Dalam beberapa simulasi survei pasangan capres-cawapres, dua nama itu potensi.

Lanjut dia, Jika diduetkan Puan Maharani-Ganjar Pranowo tentu ini sangat bagus. Pada satu sisi tidak terbelah basis pemilih PDIP dan jika hal itu terjadi tentu PDIP ke depan lebih solid lagi. Akan tetapi perlu diperhitungkan ialah koalisi untuk kemenangannya.

"Untuk persoalan capres-cawapres harus miliki hitung-hitungan politik terutama soal koalisi dan hasil survei," jelasnya.

Simulasi Puan-Ganjar

Ketua DPP PDIP Puan Maharani lebih berpeluang ketika disandingkan dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ketimbang dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Penilaian ini muncul setelah lembaga survei Media Survei Indonesia (Median) mensimulasikan skenario pasangan capres-cawapres untuk Pemilu 2024.

Dalam hasil survei Median, angka netizen Facebook yang menginginkan Ganjar Pranowo-Puan Maharani sebanyak 16,5 persen.

Baca juga: Punya Modal Elektoral 19,33 Persen, Relawan Dorong Puan Maharani Maju Pilpres 2024

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved