Pilpres 2024
Punya Modal Elektoral 19,33 Persen, Relawan Dorong Puan Maharani Maju Pilpres 2024
Puan Maharani punya modal elektoral 27.503.961 atau 19,33 persen pada Pemilu Legislatif 2019. Asumsinya massa PDIP loyal dengan keputusan partai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/020822-Puan-Maharani-1.jpg)
Setelah menempatkan Puan di kursi strategis Ketua DPP Bidang Politik dan Keamanan PDI-P periode 2019-2024, kini, putri bungsu Megawati itu dapat tugas khusus dari ibundanya.
Tugas khusus dari Mega Peran terbaru Puan di partainya ialah keliling Indonesia untuk bertemu dengan kader PDI-P di daerah. Tugas ini dimandatkan langsung oleh Megawati.
Puan mengaku, dirinya telah berkeliling ke berbagai penjuru tanah air, mulai dari Jawa, Kalimantan, Sulawesi, sampai ke Papua.
Duet Puan-Erick Thohir
Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menyinggung duet Puan Maharani-Erick Thohir maju Pilpres 2024.
Spekulasi duet Puan Maharani-Erick Thohir mengemuka setelah manuver Partai Amanat Nasional (PAN) yang siap buka peluang mengusung Erick Thohir sebagai calon wakil presiden (cawapres) dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).
Dedi memprediksi, rekan koalisi PAN yakni Golkar bakal sulit menerima tokoh di luar kader KIB. Peluang PAN merapat ke PDIP untuk mengusung Puan Marahani-Erick Thohir.
"Golkar rasanya sulit menerima tokoh di luar kader, sehingga manuver PAN mengusung Erick dimungkinkan hanya membawa PPP," kata Dedi saat dihubungi Tribun, Kamis (28/7/2022).
Bahkan, Dedi memprediksi PAN bisa saja keluar dari KIB dan hanya beranggotakan Golkar dan PPP.
Lantas, Dedi menyebut PAN bisa saja bergeser bergabung dengan koalisi lain, misalnya dengan PDIP.
"Dengan kondisi itu, peluang PAN keluar dari KIB terbuka jika mendukung Gerindra-PKB tanpa libatkan Golkar dan PPP. Tetapi bisa saja KIB terbawa PAN bergeser ke PDIP dengan menyandingkan Puan-Erick," ujar Dedi.
(*)
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Relawan Pejuang Puan Maharani Muncul di Banten, Diisi Buruh, Petani hingga Tomas.