Beragam Kerajinan Tangan Khas Desa Wisata Lonuo Ini Bisa Jadi Cinderamata Wisatawan Bukit Arang

Desa Lonuo merupakan objek wisata yang masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 memiliki beberapa produk Hasil kerajinan tangan

Kolase TribunGorontalo.com
Produk kerajinan tangan masyarakat Desa Wisata Lonuo, untuk para wisatawan Bukit Arang. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Bukit arang Desa Lonuo merupakan objek wisata yang masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 ternyata memiliki beberapa produk Hasil kerajinan tangan.

Beberapa Produk serta souvenir karya masyarakat Desa lonuo pun menjadi daya tarik wisatawan. Seperti cincin bertuliskan bukit Arang dari batok kelapa, gelas minum dari batok kelapa, alat musik polopalo, juga  anyaman tikar tradisional.

Sedangkan untuk produk kuliner warga Desa Lonuo ditawarkan untuk para wisatawan berkunjung di bukit arang, diantaranya kerupuk ubi dan  Gula Merah.

Kepala Desa Lonuo, Sahrun Yasin mengatakan, beberapa produk serta souvenir diproduksi masyarakat Desa Lonuo.

“Untuk rumah produksi ada di sana (Desa Lonuo), seperti pembuatan tikar, pembuatan Gula merah (Aren) serta yang lainya," ujar Sahrun.

Baca juga: Sejarah Bukit Arang Gorontalo, Masuk 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022

"Dan salah satu penggerak masyarakat untuk bisa menghasilkan souvenir hasil batok kelapa adalah pak Risno Mukedo,” kata dia.

Sahrun menambahkan, produk olahan pangan yang dibuat oleh masyarakat Desa Lonuo, akan menjadi paket wisata bagi pengunjung Bukit Arang.

“Kemudian nantinya ini kami akan ramu agar menjadi paket wisata, sehingga bisa menarik pengunjung Desa Lonuo Wisata Bukit Arang,” jelasnya.

Menurutnya, pada saat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno berkunjung beberapa waktu lalu, Ia sempat mencicipi kopi Pinogu menggunakan gelas dari batok kelapa. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved