Minggu, 22 Maret 2026

Megawati dan Jokowi Bahas Pengganti Tjahjo, Olly Dondokambey-I Wayan Koster Masuk Bursa Menteri

Bendahara PDIP Olly Dondokambey dan kader PDIP I Wayan Koster masu bursa reshuffle kabinet menggantikan almarhum Tjahjo Kumolo.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Megawati dan Jokowi Bahas Pengganti Tjahjo, Olly Dondokambey-I Wayan Koster Masuk Bursa Menteri
Kolase TribunGorontalo.com
I Wayan Koster, Puan Maharani dan Olly Dondokambey. Bendahara PDIP Olly Dondokambey dan kader PDIP I Wayan Koster masu bursa reshuffle kabinet menggantikan almarhum Tjahjo Kumolo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Bendahara PDIP Olly Dondokambey dan kader PDIP I Wayan Koster masu bursa reshuffle kabinet menggantikan almarhum Tjahjo Kumolo.

Ada beberapa skenario (opsi), Olly Dondokambey atau I Wayan Koster sebagai kader PDI yang juga gubernur di Sulawesi Utara dan Bali dapat saja menjadi Menteri Dalam Negeri, sementara Tito Karnavian digeser ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Presiden Jokowi telah membahas nama-nama pengganti Tjahjo Kumolo. Spekulasi muncul nama Olly Dondokambey dan I Wayan Koster punya peluang menjadi Mendagri.

Keduanya dikenal sukses menjadi kepala daerah di Sulut dan Bali. Beberapa opsi itu pernah disampaikan pengamat politik dari lembaga survei KedaiKOPI, Hendri Satrio.

Kursi jabatan Menteri PAN-RB hingga kini masih lowong, terhitung sejak wafatnya Tjahjo Kumolo pada 1 Juli 2022.

Baca juga: Olly Dondokambey dan I Wayan Koster Berpeluang Mendagri, Tito Gantikan Almarhum Tjahjo

Siapa sosok pengganti almarhum telah dibahas Megawati selaku ketua umum dari partai yang mengusung Tjahjo Kumolo sebagai menteri.

Hal ini tentunya dengan tetap menghormati hak prerogatif Presiden Jokowi dalam memilih nama menteri.
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, soal pengisian jabatan Menteri PAN-RB sebaiknya tak perlu dipersoalkan sekarang.

Sebab yang penting pemerintah (Kementerian PAN-RB) tetap berjalan dengan baik.
"Kan sudah ada menteri ad interim yaitu pak Tito Karnavian (Menteri Dalam Negeri)," kata Hasto dalam keterangan yang diterima, Kamis (28/7/2022).

Ia pun meminta untuk saat ini semua pihak sebaiknya tidak membicarakan panjang lebar soal kursi menteri PAN-RB, sebagai sikap untuk menghormati sosok Tjahjo Kumolo.

"Apa pun, Pak Tjahjo sekjen (PDIP) senior, beliau sosok yang sangat baik. Pas beliau wafat kan kita tahu bagaimana ungkapan duka itu banyak sekali. Mohon dipahami masa berduka itu 40 hari," jelas Hasto.

Kendati demikian, Hasto mengakui nama-nama calon Menteri PAN-RB sudah dibahas. Namun politikus asal Yogyakarta itu memastikan figur tersebut bukanlah dirinya.

"Nama-nama sudah dibahas. Siapa itu? Bukan saya, karena saya lebih memilih membantu Bu Megawati mengurus partai. Nanti Bu Megawati yang serahkan (nama menteri PAN-RB yang baru, red) ke pak Jokowi," ungkap Hasto.

Ia menyebut Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tentunya telah berkomunikasi dengan Presiden Jokowi.

Apalagi Ibu Megawati dan Presiden Jokowi sering berkomunikasi langsung, juga sering bertemu.
Lantas, bagaimana jika Hasto yang diusulkan menjadi Menteri PAN-RB? Ia menegaskan bahwa PDI Perjuangan memiliki banyak stok figur mumpuni.

"Kita partai (PDIP, red) punya stok pemimpin yang banyak. Kalaupun saya ditawari, ijin saya ngurus partai saja. Saya ngurus partai saat ini. Bukan menjadi pejabat," kilah Hasto.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved