Sebanyak 52 Jemaah Haji Indonesia Meninggal Dunia, Tiga Penyakit Ini Jadi Penyebab

Kabar mengenai jumlah jemaah Haji yang meninggal tersebut dibenarkan langsung pihak Kepala Pusat Haji dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes)

Editor: Fajri A. Kidjab
TribunGorontalo.com/Istimewa
ILUSTRASI Jemaah Haji di Mekkah, Arab Saudi. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Sebanyak 52 Jemaah Haji Indonesia dinyatakan meninggal dunia di Tanah Suci.

Kabar mengenai jumlah jemaah Haji yang meninggal tersebut dibenarkan langsung pihak Kepala Pusat Haji dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Budi Sylvana.

"Total sampai dengan sore ini ada 52 jemaah haji yang wafat," kata Budi, dikutip dari Kompas.com, Minggu (17/7/2022).

Dari jumlah keseluruhan, setidaknya 31 jemaah haji wafat disebabkan penyakit jantung.

Sementara enam jemaah wafat karena Respiratory Disease dan empat jemaah lain karena Neoplasm, berdasarkan Data Siskohat Kementerian Agama.

Budi menghimbau, agar jemaah banyak beristirahat dan menyesuaikan aktivitas berdasarkan kondisi fisiknya.

"Aktivitasnya harus disesuaikan dengan kemampuan fisik masing-masing jemaah. Insya Allah kesehatan jemaah akan membaik dalam beberapa hari ke depan,” jelasnya.

Senada dengan Budi, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengharapkan agar para jemaah Haji Indonesia memulihkan fisiknya dengan istirahat yang cukup.

"Kita semua lelah setelah menjalani puncak ibadah haji. Sebab, haji adalah ibadah fisik," ujar Yaqut.

"Untuk itu, saya harap jemaah haji tidak memforsir diri setelah puncak ibadah di Armuzna," ucapnya. (*)

 

 

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved