Gabungan AstraZeneca dan Pfizer Lebih Baik Lawan Delta-Omicron

Vaksin Covid-19 platform vektor (AstraZeneca) dan mRNA (Pfizer) mampu memberi respons imum lebih baik melawan varian Delta dan Omicron.

Editor: Lodie Tombeg
Kolase TribunGorontalo.com
Epidemiolog Dicky Budiman dan ilustrasi vaksin. Vaksin Covid-19 platform vektor (AstraZeneca) dan mRNA (Pfizer) mampu memberi respons imum lebih baik melawan varian Delta dan Omicron. 

Pertama, kemampuan menginfeksi dan menular.

Kedua, dari kemampuan menurunkan efikasi antibodi.

Entah itu antibodi yang didapatkan dari vaksinasi atau terinfeksi.

Ketiga, dilihat dari potensi keparahan.

Varian BA.4 dan BA.5 menginfeksi dan menurunkan efikasi antibodi dari varian sebelumnya.

"Itu sudah sangat jelas berarti. Tidak bisa dianggap remeh dan perlu diwaspadai. Perlu dilakukan mitigasi yang kuat. Virus ini bisa menerobos adanya imunitas suatu proteksi yang timbul dari infeksi sebelumnya," ungkap Dicky kepada Tribunnews.com, Minggu (10/7/2022).

Apa lagi saat ini membangun imunitas dengan vaksin ketiga masih dalam proses.

Artinya risiko terdampak dari infeksi virus ini pasti ada.

Terutama pada sekelompok masyarakat yang berisiko.

Saat ini Indonesia berada di tengah terbatasnya testing dan treacin.

Kasus yang ada saat ini menurut Dicky seperti fenomena gunung es

"Kasus yang ada saat ini terdeteksi itu puncak gunung es, itu hanya sebagian. Dan itu sudah terbukti di dua tahun pertama pandemi kita, angka kematian dilaporkan pemerintah 7 kali lebih rendah dari estimasi WHO," katanya.

Hal ini menegaskan jika angka kematian yang terjadi di masyarakat jauh lebih tinggi.

Terutama pada angka infeksi.

Sekali lagi, Dicky menegaskan jika situasi ini tidak bisa dianggap remeh.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved