Demi Hemat Biaya, Warga Gorontalo Masak Pakai Batok Kelapa

Alasannya sederhana menggunakan batok kelapa. warga Gorontalo ini tak ingin boros biaya masak. 

Penulis: M Husnul Jawahir Puhi | Editor: Wawan Akuba
TribunGOrontalo.com/Adhe
Hadijah Podungge (68) adalah warga Kota Gorontalo yang memilih memasak pakai bantok kelapa. Alasannya singkat, karena membeli gas dan minyak tanah membebani keuangannya. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Adalah Hadijah Podungge (68) warga Gorontalo yang memilih menggunakan batok kelapa dalam memasak. 

Alasannya sederhana menggunakan batok kelapa. warga Gorontalo ini tak ingin boros biaya masak. 

Apalagi, nyala api dari batok kelapa, tidak kalah besar dari gas elpiji. Sudah begitu, apinya awet pula. 

Hadijah adalah warga Kota Tengah Gorontalo. Rumahnya tepat berada di jalan Palu.

Saat ditemui TribunGorontalo.com pada Selasa (6/7/2022), Hadijah tengah sibuk memilah batok kelapa yang akan dipakai memasak.

"Jika ingin memasak dengan skala yang lama, maka bagusnya menggunakan gempurung ini," ungkap Hadijah kepada Tribun Gorontalo pagi hari, Selasa, (5/7/2022).

Gempurung adalah sebutan Hadijah untuk batok kelapa yang belum dikeluarkan dari sabutnya. Batok kelapa ini dikeringkan bersama sabut, hingga mengeras dan memadat. 

Harga gas elpiji dan minyak tanah yang mahal jadi motivasi Hadijah untuk tetap menggunakan batok kelapa.

Apalagi ia yang mengaku hanya pedagang kecil di pasar. Tentu penghasilannya tekor jika harus membeli gas elpiji. 

Memasak menggunakan batok kelapa memang dinilai bermanfaat oleh Hadijah. Apalagi ketika ada acara-acara besar, yang mengharuskan masak besar.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved