MyPertamina Gorontalo

Cara Beli Pertalite-Solar tanpa HP: Warga Gorontalo Cukup Print QR Code

Warga Gorontalo tidak punya HP Android atau IOS untuk mengakses aplikasi MyPertamina tak perlu khawatir. Daftar lewat website dan print QR Code.

Editor: Lodie Tombeg
Kolase TribunGorontalo.com
Ilustrasi QR Code dan SPBU Gorontalo. Warga Gorontalo yang tidak punya handphone (HP) Android atau IOS untuk mengakses aplikasi MyPertamina tak perlu khawatir. Cukup print QR Code sudah bisa beli Pertalite-Solar di SPBU. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Warga Gorontalo yang tidak punya handphone (HP) Android atau IOS untuk mengakses aplikasi MyPertamina tak perlu khawatir. Cukup print QR Code sudah bisa beli Pertalite-Solar di SPBU.

Pendaftaran bagi konsumen (termasuk warga Gorontalo) tanpa HP untuk memperoleh QR Code tidak sulit. Konsumen dapat mengakses situs Subsiditepat.mypertamina.id.

Masyarakat termasuk di Gorontalo tak punya HP perlu tahu, QR Code bisa dicetak dan dibawa fisiknya ke SPBU saat ingin melakukan pengisian Pertalite dan Solar.

PT Pertamina akan mengatur pendistribusian bahan bakar minyak bersubsidi (BBM bersubsidi) Pertalite dan Solar kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan mulai 1 Juli 2022, untuk Gorontalo targetnya Agustus 2022.

Ada dua cara yang bisa untuk membeli BBM bersubsidi ini. Pertama mendaftar melalui aplikasi MyPertamina. Kedua mendaftar melalui website.

Setelah melakukan pendaftaran dan data yang dikirim valid, konsumen akan memperoleh QR Code yang dapat digunakan untuk membeli BBM bersubsidi.

Tahapan pendaftaran bagi konsumen untuk memperoleh QR Code tidak sulit. Konsumen dapat mengakses situs Subsiditepat.mypertamina.id dan menyiapkan dokumen yang dibutuhkan.

Adapun dokumen-dokumen yang diperlukan mencakup KTP, STNK kendaraan, foto kendaraan, alamat email, dan dokumen lain sebagai pendukung.


Jika seluruh syarat telah dipenuhi, masyarakat dapat melakukan konfirmasi dengan menekan pilihan ‘daftar sekarang’.

Data yang sudah didaftarkan akan diverifikasi atau dicocokkan dengan kesesuaian persyaratan. Jika semua terpenuhi maksimal tujuh hari kerja, pengguna akan dinyatakan terdaftar dan menerima QR Code melalui email atau notifikasi di website.

Sedangkan bila konsumen menerima notifikasi adanya kekurangan atau ketidakcocokan dokumen, mereka bisa mencoba kembali melakukan pengisian data kendaraan dan identitasnya sesuai dengan rekomendasi kekurangan yang ada.

Untuk kemudahan dan mengantisipasi kendala di lapangan, selain diakses dengan aplikasi MyPertamina, QR Code bisa dicetak dan dibawa fisiknya ke SPBU saat ingin melakukan pengisian Pertalite dan Solar.

QR Code tersebut kemudian akan dicocokkan datanya oleh operator SPBU.

Menjawab pertanyaan tersebut, Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, SH C&T, Irto Ginting, menjelaskan bahwa ada dua mekanisme penggunaan MyPertamina.

Pertama, adalah pendaftaran akun MyPertamina. Kedua, adalah pembelian.

"Kalau pas beli (BBM) tidak wajib pakai aplikasi."

"QR Code sebagai tanda bukti daftar bisa disimpan di ponsel atau di-print," terang Irto.

Karena itu, menurut Irto, saat membeli BBM, konsumen tidak perlu menyalakan paket data atau internet, cukup scan saja QR Code pendaftaran akun MyPertamina.

Di sisi lain, jika ada pelanggan yang tidak memiliki ponsel (smartphone), maka konsumen tersebut akan dibantu oleh petugas clinic MyPertamina di SPBU tertentu.

Petugas tersebut akan membantu melakukan pendaftaran menggunakan perangkat yang disiapkan oleh Pertamina.

"Nanti disiapkan clinic di SPBU tertentu untuk membantu pendaftarannya," kata dia.

Lebih lanjut, Irto menjelaskan jenis kendaraan apa saja yang diwajibkan menggunakan aplikasi MyPertamina.

Dikatakan Irto, kendaraan yang wajib menggunakan aplikasi MyPertamina adalah kendaraan roda 4 ke atas.

Nantinya, proses pembayaraan bisa menggunakan kartu, cash, atau aplikasi MyPertamina.
"(Motor) belum," kata Ginting kepada Kompas.com, Selasa (28/6/2022).

Berikut cara menggunakan aplikasi MyPertamina:

1. Download aplikasi MyPertamina.

2. Masukkan data Anda, seperti nama, nomor telepon, dan tanggal lahir.

3. Setelah itu, atur PIN Anda untuk mengakses MyPertamina.

4. Lakukan aktivasi dengan memasukkan kode OTP yang telah dikirimkan melalui SMS.

5. Login akun dengan memasukkan nomor telepon dan PIN yang telah terdaftar.

6. Jika berhasil masuk, sambungkan terlebih dahulu aplikasi MyPertamina dengan akun LinkAja untuk memudahkan transaksi.

7. Setelah berhasil menyambungkan dan saldo LinkAja cukup, klik 'Bayar' pada halaman awal MyPertamina.

8. Arahkan kamera HP Anda pada mesin EDC SPBU Pertamina tempat Anda membeli bensin.

9. Scan QR Code yang ditampilkan mesin EDC.

10. Setelah harga dan jumlah liter sudah sesuai, konfirmasi pembelian dengan klik 'Bayar'.

11. Masukkan PIN akun LinkAja.

12. Setelah itu, Anda akan mendapatkan notifikasi pembayaran berhasil.

(*)


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Cara Beli BBM Tanpa Aplikasi MyPertamina dan Jenis Kendaraan yang Wajib Pakai MyPertamina

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved