Jumat, 13 Maret 2026

Nenek Gorontalo Meninggal Dianiaya

Viral Video Menantu Marah Mertua 70 Tahun di Gorontalo, Berujung Meninggal Dunia

Viral video menantu memarahi mertua 70 tahun di Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Viral Video Menantu Marah Mertua 70 Tahun di Gorontalo, Berujung Meninggal Dunia
Kolase tangkapan layar video FB
Fatma Tuna (70) asal Gorontalo. Viral video menantu memarahi mertua 70 tahun di Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Marisa - Viral video menantu memarahi mertua 70 tahun di Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.

Video menantu marahi mertua di Facebook itu terkait kejadian nenek Fatma Tuna (70) asal Dusun Batu Merek, Desa Tabulo Selatan, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, Gorontalo yang akhirnya meninggal dunia, Selasa (28/6/2022) malam.

Video yang viral sejak akhir kemarin itu, menampilkan seseorang nenek yang terbaring di lantai dengan kondisi mengenakan pakaian putih berkocak hijau sedang dimarahi menantu.

Dalam video yang berdurasi kurang lebih 1 menit 23 detik itu, terdengar juga suara seorang wanita yang sedang marah-marah. Bahkan, wanita yang merekam akhirnya itu melalui siaran langsung di media sosial Facebook itu sempat beberapa kali mengungkapkan bahwa dirinya tak mau lagi mengurus wanita lanjut usia yang sedang terkapar di hadapannya itu.

Belakangan terinformasi bahwa wanita lanjut usia yang terbaring dilantai dengan kondisi memprihatinkan tersebut adalah Fatma Tuna, warga Desa Tabulo Kecamatan Mananggu Kabupaten Boalemo.

Sedangkan wanita yang sedang marah-marah sambil meluapkan emosinya melalui siaran langsung media sosial itu adalah anak mantunya, SY (60), yang tinggal di Desa Buntulia Barat, Kecamatan Duhiadaa, Kabupaten Pohuwato.

Belum diketahui jelas apa motif yang melatar belakangi sang menantu meluapkan emosi kepada sang mertua. Hingga akhirnya video tersebut tersebar dan langsung menuai perhatian dri warga Kabupaten Pohuwato.

Bahkan, sejumlah pihak dan Dinas Sosial Kabupaten Pohuwato langsung bergerak menyikapi persoalan ini.

Pengaduan Nenek sebelum Meninggal

Nenek Fatma Tuna (70) asal Dusun Batu Merek, Desa Tabulo Selatan, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo mengaku sering disiksa, ditendang, dipukul pakai kayu pagar rumah hingga dicubit.

Nenek Fatma menceritakan dugaan disiksa, ditendang, dipukul pakai kayu pagar rumah hingga dicubit di rumah anak kandung Yunus Hasan (53) dan anak mantu SY, Desa Buntulia Barat, Kecamatan Duhiadaa, Kabupaten Pohuwato.

Pengakuan dugaan disiksa, ditendang, dipukul pakai kayu pagar rumah hingga dicubit oleh nenek asal Tabulo Selatan Gorontalo sebelum meninggal disiarkan langsung melalui Facebook oleh keluarga.

Video berdurasi 2 menit 34 detik itu menceritakan dugaan penyiksaan oleh Fatma. Korban mengakui itu saat ditanyai keluarga. Rekaman video saat korban dalam mobil dibawa anaknya Niko Umar dari Marisa menuju Kabupaten Gorontalo.

Korban yang mengenakan jilbab warna coklat dan pakai batik ditanyai keluarga. Dia menjelaskan dugaan penyiksaan itu dalam bahasa Gorontalo.

Berikut pengakuan korban yang sudah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved