Sabtu, 14 Maret 2026

Nenek Gorontalo Meninggal Dianiaya

Tetangga Penganiaya Nenek Gorontalo yang Meninggal: Nenek Fatma Teriak Mau Mati

Yulan Dango (26), tetangga nenek Fatma Tuna (71) mengaku sempat dengar teriakan korban mau mati.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Tetangga Penganiaya Nenek Gorontalo yang Meninggal: Nenek Fatma Teriak Mau Mati
TribunGorontalo.com/ronald rampi
Yulan Dango (kiri), tetangga almarhumah di Desa Buntulia Barat Kecamatan Duhiadaa Kabupaten Pohuwato. Dia pernah mendengar teriakan alharmumah mau mati. 

Berikut pengakuan korban yang sudah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia.

Fatma mengaku sering sering ditampar.

Dipukul pakai kayu pagar.

Malam sebelumnya dia sering ditendang.

Dia sering diberi makan.

Ssering disiram pakai air bekas cuci piring.

Dicubit sampai lebam.

Fatma mengaku kesakitan dan sering menangis.

Sebelumnya, viral video dugaan penganiyaan yang berujung maut nenek Fatma Tuna (70) asal Dusun Batu Merek, Desa Tabulo Selatan, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo lewat live Facebook menantunya, Jumat 24 Juni 2022.

Pada live FB viral itu, si menantu mengeluh terhadap mertuanya. Dia mengeluarkan kata-kata tak pantas terhadap korban Fatma Tuna asal Tabulo Mananggu. Perekaman aksi berujung maut di rumah menantu Desa Buntulia Barat, Kecamatan Duhiadaa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.

Viral video dugaan penganiyaan berujung maut terhadap nenek Fatma Tuna asal Tabulo Gorontalo ramai ditanggapi warganet saat live FB. Mereka prihatin dengan kejadian itu.

Informasi yang diperoleh TribunGorontalo.com, korban diduga dianiaya menantu perempuan, Selasa (28/6/2022) pukul 22.00 Wita.

Dugaan kejadian penganiayaan sempat di-live Facebook oleh menantu beberapa hari sebelumnya. Korban Fatma Tuna asal Tabulo-Gorontalo yang penuh luka lebam kemudian diambil anak kandung untuk dirawat.

Pada Selasa malam, warga Tabulo-Gorontalo yang diduga jadi korban penganiyaan menantunya menghembuskan napas terakhir di rumah anaknya.

Polisi telah menyelidiki dugaan penganiayaan terhadap Fatma Tuna. Jenazah Fatma Tuma telah di-visum et repertum untuk mengatahui penyebab luka lebam di sekujur tubuh.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved