Jumat, 13 Maret 2026

Nenek Gorontalo Meninggal Dianiaya

Nenek Tabulo Gorontalo Meninggal setelah 4 Hari Kejadian Disiksa Menantu

Empat hari setelah kejadian dugaan penyiksaan oleh menantu, Fatma Tuna (71), nenek asal Desa Tabulo, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo meninggal.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Nenek Tabulo Gorontalo Meninggal setelah 4 Hari Kejadian Disiksa Menantu
Kolase TribunGorontalo.com
Fatma Tuna (71), nenek asal Desa Tabulo, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo. Empat hari setelah kejadian dugaan penyiksaan oleh menantu, Fatma meninggal dunia. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Marisa - Empat hari setelah kejadian dugaan penyiksaan oleh menantu, Fatma Tuna (71), nenek asal Desa Tabulo, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo meninggal dunia.

Kejadian penyiksaan oleh menantu pada Jumat 24 Juni 2022, Fatma meninggal dunia pada Selasa (28/6/2022) pukul 23.50 Wita atau kurang lebih empat hari setelah live Facebook video viral.

Mertua yang diduga dianiaya mantu ini diketahui mempunyai 6 orang anak itu tutup usia di rumah anaknya yang berada di Desa Buntulia Selatan, Kecamatan Duhiadaa, Kabupaten Pohuwato, Selasa malam.

Sebelumnya, video terkait dugaan penyiksaan terhadap seorang nenek beredar luas di jagat maya Kabupaten Pohuwato.

Dalam video tersebut, nampak Fatma tengah terbaring lesu di lantai rumah. Dengan kondisi memprihatinkan, dengan pakaian yang sangat terbatas. Dalam video itu juga, terdengar suara seorang wanita yang tengah marah-marah.

Sambil mengeluarkan beberapa kalimat bahwa tak mau lagi mengurus sang mertua, SY (60) terus merekam kondisi kejadian di rumahnya yang berlokasi di Desa Buntulia Barat, Kecamatan Duhiadaan, Kabupaten Pohuwato itu melalui siarang langsung media sosial, Facebook.

Sebelum meninggal, pihak keluarga diketahui telah menjemput Fatma Tuna untuk dibawa ke rumah anaknya yang berada di wilayah Kabupaten Gorontalo.

Sehari dirawat di rumah anaknya bernama Niko Umar di Kabupaten Gorontalo, Fatma dibawa kembali pulang ke Kabupateb Pohuwato.

Kali ini Fatma dirawat oleh sang anak Goni Hasan di rumahnya yang berada di Desa Buntulia Selatan, Kecamatan Duhiadaa, Kabupaten Pohuwato.

Setelah dirawat sehari oleh sang anak Goni bersama istri serta keluarga lainnya, akhirnya Fatma Tuna meninggal dunia pada Selasa malam sekira pukul 23.50 WITA.

Kronologi lengkap

Nenek Fatma menceritakan dugaan disiksa, ditendang, dipukul pakai kayu pagar rumah hingga dicubit di rumah anak kandung Yunus Hasan (53) dan anak mantu SY, Desa Buntulia Barat, Kecamatan Duhiadaa, Kabupaten Pohuwato.

Pengakuan dugaan disiksa, ditendang, dipukul pakai kayu pagar rumah hingga dicubit oleh nenek asal Tabulo Selatan Gorontalo sebelum meninggal disiarkan langsung melalui Facebook oleh keluarga.

Video berdurasi 2 menit 34 detik itu menceritakan dugaan penyiksaan oleh Fatma. Korban mengakui itu saat ditanyai keluarga. Rekaman video saat korban dalam mobil dibawa anaknya Niko Umar dari Marisa menuju Kabupaten Gorontalo.

Korban yang mengenakan jilbab warna coklat dan pakai batik ditanyai keluarga. Dia menjelaskan dugaan penyiksaan itu dalam bahasa Gorontalo.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved