Mapala Gorontalo Hipotermia
Mengenal Gejala Hipotermia yang Dialami Dea Nanda Doke, Mapala UNG
Dea Nanda Doke, calon mahasiswa pencinta alam (mapala), mengalami hipotermia saat mendaki di Pegunungan Tilongkabila, Suwawa, Kabupaten Bone Bolango p
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Dea Nanda Doke, mahasiswa pencinta alam (mapala), mengalami hipotermia saat mendaki di Pegunungan Tilongkabila, Suwawa, Kabupaten Bone Bolango pada Jumat pagi (24/6/2022).
Dea yang merupakan anggota Mapala Belantara itu, mendaki Pegunungan Tilongkabila bersama rekan-rekannya.
Menurut laporan Basarnas Gorontalo, mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Gorontalo (UNG), mendaki bersama 15 rekannya.
“Sekarang sementara proses evakuasi,” ungkap petugas piket Basarnas Gorontalo ketika dihubungi TribunGorontalo via chat Whatsapp, Sabtu (25/6/2022).
Apa Itu Hipotermia?
Dikutip dari alodokter.com, hipotermia adalah kondisi ketika suhu tubuh turun drastis hingga di bawah 35oC. Akibatnya, jantung dan organ vital lainnya gagal berfungsi. Jika tidak segera ditangani, hipotermia dapat menyebabkan henti jantung, gangguan sistem pernapasan, bahkan kematian.
Suhu tubuh normal manusia berkisar antara 36,5–37,3oC. Penurunan suhu tubuh umumnya terjadi ketika terpapar suhu udara atau air dingin yang ekstrem, tanpa mengenakan pakaian yang tepat.
Hipotermia - Alodokter
Bila paparan terus berlanjut, suhu tubuh dapat turun drastis. Kondisi ini disebut hipotermia dan merupakan kondisi gawat darurat.
Penyebab Hipotermia
Hipotermia terjadi ketika panas yang dihasilkan tubuh tidak sebanyak panas yang hilang.
Sejumlah kondisi yang berpotensi membuat panas tubuh banyak hilang dan menyebabkan hipotermia yaitu:
- Berada di tempat dingin dalam waktu yang lama
- Mengenakan pakaian yang kurang tebal saat cuaca dingin
- Terlalu lama mengenakan pakaian basah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/250622-ilustras-hipotermia.jpg)