Pengeroyokan Siswa Gorontalo

Muntah dan Sakit Perut, Korban Pengeroyokan di SMAN Telaga Biru Dirawat di RS

Lantaran, siswa SMAN Telaga Biru bernama Rafli Sahi itu, mengeluh sakit perut. Tidak cuma itu, ia juga kerap muntah.

TribunGorontalo.com/Istimewa
Rafli saat berbaring di ranjang rumah sakit. Siswa korban penganiayaan itu mengeluhkan sakit perut dan muntah. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Siswa SMAN Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo yang jadi korban pengeroyokan teman sekelasnya, kini dirawat di rumah sakit (RS). 

Lantaran, siswa SMAN Telaga Biru bernama Rafli Sahi itu, mengeluh sakit perut. Tidak cuma itu, ia juga kerap muntah.

Kabar dirawatnya Rafli siswa SMAN Telaga Biru di RS dibenarkan oleh Nasir Talib Djibran, pengacara yang membantu advokasi kasus tersebut. 

Rafli sesuai informasi dirawat di Rumah Sakit Hasri Ainun Habibie. Kata Nasir, dokter memang menyarankan remaja 18 tahun itu rawat inap. 

"Sudah seminggu terakhir dia sering muntah, kemarin ke rumah sakit Hasri Ainun Habibie untuk dilakukan pemeriksaan, namun kondisi RH tidak memungkinan, ia disarankan (dokter) untuk dirawat dulu, " kata Nasir, Jumat (24/6/2022).

Hari ini Rafli mengikuti pemeriksaan medis dari lab radiologi maupun hasil USG.

Sebelumnya diketahui, Siswa SMAN 1 Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo yang menjadi korban pengeroyokan teman sekelasnya, memutuskan lapor polisi. 

Siswa SMAN 1 Telaga Biru berinisial RH itu, didampingi kuasa hukumnya, Nasir Thalib Djibran mendatangi SPKT Polda Gorontalo pada Sabtu (18/6/2022) kemarin. 

Saat dihubungi via telepon siang tadi, Senin (20/6/2022) Nasir menjelaskan, jika pihaknya melaporkan tiga tersangka pengeroyokan siswa SMAN 1 Telaga Biru.

Harapannya, ada perhatian atas kasus ini. Apalagi, pengeroyokan itu sudah memengaruhi kondisi mental korban. 

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved