Pilpres 2024
Ini Empat Poros Kekuatan di Pilpres 2024, Pengamat: Sulit Koalisi Nasdem-Demokrat-PKS
Empat poros partai politik berpeluang terjadi di Pilpres 2024. PDIP, Partai Golkar, Partai Gerindra dan Partai Nasdem.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/190622-Empat-Poros.jpg)
Sementara itu, Partai NasDem pun mengakui bila satu partai politik disebut bakal merapat untuk bersilaturahmi pada pekan depan.
Hal itu disampaikan Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya.
"Semua partai kita jajaki. Sudah ada komunikasi informal dengan salah satu partai. Minggu depan akan berkunjung bersilaturahmi ke partai NasDem dan mungkin berikutnya banyak partai lain," kata Willy kepada wartawan, Sabtu (18/6/2022).
Willy menuturkan bahwa dinamika politik masih akan terus cair.
Sebaliknya, pihaknya juga terus membuka kemungkinan berkoalisi dengan siapa pun untuk bisa mengusung capres usulannya.
"Saya yakin ini kan masih cair dan tentu mana magnet yang paling kuat, mana sinyal yang paling banyak agar kita nggak susah sinyal kan. Nanti koalisinya dikerucutkan berdasarkan kekuatan sinyal," katanya.
Cak Imin Temui Prabowo
'Sekakmat' dari Muhaimin Iskandar. Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu bertemu Prabowo Subianto, Sabtu (18/6/2022). Partai Nasdem dan Partai Demokrat terancam mati langkah.
Kalau toh berkoalisi, kursi Nasdem-Demokrat di parlemen belum cukup mengusung calon presiden. Nasdem-Demokrat tak dapat usung capres-cawapres alias mati langkah.
Opsi lain supaya tak mati langkah, Nasdem-Demokrat harus bergabung ke Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) atau kerja sama dengan PDIP meski sulit.
Cak Imin, sapaan Muhaimin Iskandar, bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Pertemuan berlangsung di rumah Prabowo, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (18/6/2022).
“Janjian (ketemu) sudah lama tapi baru bisa sekarang,” tutur Cak Imin pada wartawan.
Ia mengaku pertemuan itu bagian dari silaturahmi dan membicarakan persiapan Pemilu 2024.
“Silaturahmi, namanya Pemilu tinggal setahun lagi, kita silaturahmi,” kata dia. Cak Imin tak menjawab banyak ketika ditanya soal kemungkinan pembentukan koalisi dengan Partai Gerindra.
“Ya enggak tahu (koalisi), nanti saja,” pungkas dia. Dalam pantauan Kompas.com, pertemuan itu turut dihadiri beberapa elite dari kedua partai.
Cak Imin nampak ditemani Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid dan Waikl Ketua Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PKB Syaiful Huda.
Sedangkan Partai Gerindra hadir Wakil Ketua Umum Sugiono, Ketua Harian Sufmi Dasco, dan Sekretaris Jenderal Ahmad Muzani. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pengamat Nilai Koalisi Demokrat, PKB, dan PKS Sulit Tebentuk, Ini Alasannya