Calon Presiden 2024

Empat Pasangan Capres-Cawapres Berpotensi Tarung di Pilpres 2024

Empat pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) beroptensi tarung di Pilpres 2024.

Editor: Lodie Tombeg
Tribunnews
Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, Sandiaga Uno dan Anies Baswedan. Empat paslon capres-cawapres berpotensi di Pilpres 2024. 

Pengamat politik Herry Mendrofa menilai hingga saat ini Partai NasDem belum memutuskan arah koalisi.

Direktur Eksekutif Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) ini menyebut, Nasdem bakal fokus pada agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 15-17 Juli mendatang.

“Artinya untuk menentukan arah koalisi pastinya mereka akan membentuk atau setidaknya akan mengadakan kegiatan bersama, silaturahmi politik,” kata Herry Mendorofa saat dihubungi Tribunnews.com, Senin (13/6/2022).

“Nasdem belum menentukan. Masih menunggu. Wait and see lah istilah saya,” ujarnya menambahkan.

Kendati demikian, Herry memprediksi NasDem bakal bergabung ke Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Itu lantaran keputusan terkait calon presiden (capres) yang bakal diusung di koalisi tersebut belum mencapai kesepakatan final.

Terlebih KIB juga masih mencari potensi kandidat dari luar koalisi tersebut.

Sedangkan di Koalisi Semut Merah, lanjut Herry, saat ini sudah menggadang-gadang capres dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yakni Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Kemudian dari nama yang diusung itu, partai koalisinya, PKS pun cenderung menyetujui.

“Jadi saya kira karakter KIB yang tidak mengunci satu nama ini akan memberikan keluwesan NasDem bisa masuk,” katanya.

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin punya pandangan serupa.

Dia menilai saat ini NasDem tidak terburu-buru bergabung hingga membuat koalisi baru.

NasDem, kata dia, masih menunggu serta mengamati situasi dan perkembangan perpolitikan saat ini.

“Nasdem masih mengayun. Tak akan terburu-buru bergabung atau membuat koalisi baru. Lagi lihat sesuatu dan masih wait and see. Jadi belum jelas arah Nasdem akan berkoalisi dengan partai mana,” kata Ujang.

Ia menjelaskan, NasDem ingin menjadi king maker dan tidak ingin menjadi follower.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved