Cagub Gorontalo
Zainudin Amali Masuk Bursa Cagub Gorontalo, Pengamat: Dinamis Politik di Golkar
Konstelasi calon gubernur di tubuh Partai Golkar Gorontalo ramai diperbincangan publik.
Penulis: Redaksi | Editor: Lodie Tombeg
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/130622-Erman-Rahim.jpg)
Jika kader bersikap loyal terhadap sebuah keputusan konstitusi partai, maka tentunya perlu juga untuk tunduk pada keputusan tersebut.
Dia pun mencontohkan terkait hasil pelaksanaan Musda Golkar yang menyepakati Rusli Habibie untuk tetap memimpin selama tiga periode.
"Konstitusi Golkar itu hanya dua periode. Tapi tiba-tiba ada kebijakan boleh untuk tiga periode, termasuk juga di kota. Maka hal yang seperti begini, meski pun hasil rakerda itu hanya lima nama namun kemudian muncul lagi satu nama pada masa-masa sekarang ini, jangan menganggap itu menjadi pelanggaran konstitusi," ujar pengamat yang juga tokoh akademisi ini.
Dia juga menegaskan bahwa konstitusi, bukanlah kitab suci. Sebab, konstitusi masih disusun dan dibuat oleh manusia. "Jadi masih bisa berubah. Dan itulah politik, sangat dinamis," tutupnya. (*)