Angka Rasio KDRT di Gorontalo Tertinggi Nasional

Ini mengartikan, dalam setiap 100 ribu rumah tangga di Gorontalo, ada 81 kasus KDRT.

TribunGorontalo.com/Ist
ILUSTRASI KDRT 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Provinsi Gorontalo menduduki posisi paling tinggi sebagai provinsi dengan angka rasio kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tertinggi di Indonesia.

Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2018 mencatat, kedua setelah Gorontalo ada Sulawesi Selatan, dan ketiga Sulawesi Tengah. 

Dalam angka tersebut dituliskan, angka rasio KDRT di Gorontalo berada di 81,1.

Ini mengartikan, dalam setiap 100 ribu rumah tangga di Gorontalo, ada 81 kasus KDRT.

Lalu angka rasio Sulawesi Selatan berada di 55,5, sementara Sulawesi Tengah di 46,2. 

Jika dibandingkan dengan angka rata-rata rasio KDRT nasional yang hanya sebesar 20,9 persen, angka rasio KDRT di tiga provinsi ini terbilang besar. 

Adapun dalam data Pengadilan Agama Kota Gorontalo, KDRT menjadi satu dari empat faktor perceraian di wilayah itu. 

Faktor lainnya adalah perselisihan, meninggalkan salah satu pihak, dan ekonomi. 

Dikutip dari DitjenPP Kemenkumham, perempuan adalah kaum yang hampir selalu menjadi korban kekerasan. 

“Karena budaya dan nilai-nilai masyarakat kita dibentuk oleh kekuatan patriarki. Di mana laki-laki secara kultural telah dipersilahkan menjadi penentu kehidupan,” sebagaimana ditulis dalam artikel hukum di laman tersebut. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved