Hillary Lasut Tawarkan Fahri Sekolah Hukum di Jerman

Fahri Fadilah Nur Rizki akhirnya diterima dengan lapang dada dinyatakan tidak penuhi syarat ikut pendidikan Bintara Polri.

Editor: Lodie Tombeg
Tribun Manado
Anggota DPR RI Hillary Brigitta Lasut 

Pasalnya Fahri adalah anak yang pintar dan memiliki kemampuan secara akademisi.

"Setelah bertemu dengan Fahri dan keluarga, saya melihat anak ini punya potensi yang sangat besar dan benar-benar cerdas.

"Sehingga saya berkomitmen untuk merekomendasikan Fahri sekiranya ia tidak berhasil dikembalikan posisinya (lolos seleksi anggota Polri), ia dapat memperoleh beasiswa lanjutan study di luar negeri dan membuka selebar mungkin kesempatan baginya untuk bisa meraih masa depan," ujar Hillary.

Atas terbukanya kasus ini, Hillary mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah memberikan bukti-bukti yang nyata selama pemeriksaan.

Hillary Brigita Lasut suarakan pemuda gagal masuk Polri
Hillary Brigita Lasut suarakan pemuda gagal masuk Polri (Instagram @hillarybrigitta)

Tak Memenuhi Syarat Kesehatan

Polemik penerimaan siswa Bintara Polri 2021 atas nama Fahri Fadillah Nurizky masih menjadi buah bibir.

Terbaru, Fahri terus memperjuangkan nasibnya dengan membeberkan hasil diagnosa dari dua rumah sakit berbeda terkait permasalahan pada matanya yang didiagnosa mengidap buta warna parsial.

Meski begitu, Polda Metro Jaya tetap pada hasil supervisi Mabes Polri yang menyatakan Fahri tak bisa mengikuti pelatihan Bintara di SPN Polri, Lido, Sukabumi.

Hasil supervisi itu menyatakan Fahri tidak memenuhi syarat dikarenakan pada tahap pemeriksaan kesehatan, dirinya didiagnosa mengidap buta warna parsial.

"Jadi, hasil tim dokter untuk menentukan kesehatan mata yang bersangkutan hasilnya adalah buta warna parsial," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan di Polda Metro Jaya, Kamis (2/6/2022).

Menurut Zulpan, keputusan Polda Metro Jaya itu bisa dipertanggungjawabkan berdasarkan rangkaian pemeriksaan yang dilakukan SDM dan Biddokkes Polda Metro Jaya.

Menurutnya, hasil tes yang dilakukan oleh tim dokter sesuai dengan metode saintifik dan kode etik kedokteran di Polda Metro Jaya.

"Sikap Polda Metro Jaya sampai hari ini kami tidak mengubah keputusan," terang Zulpan.

Zulpan kembali menkelaskan bahwa Fahri telah mengikuti seleksi penerimaan anggota Polri di Polda Metro Jasa sebanyak tiga kali.

Hasilnya, Fahri tidak memenuhi syarat karena alasan medis yang sama, yakni buta warna parsial.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved