Tak Ada Petunjuk Baru, Pencarian Bocah Hilang di Sungai Bolango Akan Dihentikan
Sebelumnya diketahui, tim gabungan SAR Gorontalo terus berupaya mencari bocah berusia 12 tahun tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/31052022_Tim-SAR_Pencarian-Bocah_Sungai-Bolango.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Tim gabungan pencarian dan pertolongan (SAR/Search and Rescue) akan menghentikan pencarian bocah hilang di Sungai Bolango.
Sebab, sejak dinyatakan hilang pada Rabu 25 Mei 2022 kemarin, tim SAR tidak menemukan petunjuk apapun tentang keberadaan korban.
Sebelumnya diketahui, tim gabungan SAR Gorontalo terus berupaya mencari bocah berusia 12 tahun tersebut.
Dua perahu karet dikerahkan menyisir muara sungai Bone Bolango.
Sementara tim lainnya melakukan penyisiran di bibir sungai.
Luasnya wilayah pencarian, diduga menyulitkan tim SAR dalam melakukan pencarian.
Bocah itu diketahui bernama Febriyanto Hamzah, Kelurahan Donggala, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo.
Selvi Igirisa, ibu Febriyanto menceritakan, anaknya itu terakhir terlihat mandi di Sungai Bolango.
Karena tidak kunjung kembali ke rumah, pihaknya pun menginformasikan hal itu kepada badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kota Gorontalo dan Basarnas setempat.
Perlu diketahui, Pedoman Penyelenggaraan Operasi SAR tertuang dalam Peraturan Kepala Badan SAR Nasional nomor 22 tahun 2009.
Disebutkan, operasi SAR meliputi segala upaya dan kegiatan SAR sampai dengan evakuasi terhadap korban, sebelum diadakan penanganan berikutnya.
Ada setidaknya lima rangkaian kegiatan SAR.
Tahap pertama tahap menyadari, tahap tindak awal, tahap perencanaan, tahap operasi, dan tahap pengakhiran.
Operasi SAR diselenggarakan paling lama tujuh hari semenjak koordinator misi SAR atau SMC ditunjuk oleh Kepala Badan SAR.
Penutupan penyelenggaraan operasi SAR dilakukan apabila operasi SAR dianggap selesai karena korban telah ditemukan dan atau diselamatkan.
Namun, dapat diperpanjang sesuai evaluasi SMC terhadap perkembangan penyelenggaraan operasi SAR.
Pun bila ditemukan tanda-tanda kehidupan atau keberadaan korban.
Adapun penghentian pencarian dibernarkan oleh Humas Basarnas Gorontalo, Afifuddin Ilahude.
"Iya akan berakhir hari ini (Selasa 31 Mei 2022). So hari ke-7 soalnya," ungkap dia saat dihubungi pagi tadi. (*)