Konflik Rusia vs Ukraina

Intelijen Barat Duga Vladimir Putin Meninggal, Begini Bantahan Menlu Rusia

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov membantah desas-desus tentang kondisi kesehatan Presiden Vladimir Putin.

Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Intelijen Barat Duga Vladimir Putin Meninggal, Begini Bantahan Menlu Rusia
Kompas.com/AFP
Menteri Luar Negri Rusia, Sergey Lavrov 

Para pemimpin NATO telah menyatakan keyakinannya bahwa mereka dapat mengatasi keberatan Turki, tetapi Erdogan mengatakan bahwa pembicaraan dengan perwakilan Swedia dan Finlandia pekan lalu tidak berjalan seperti yang diharapkan.

Turki adalah satu-satunya anggota NATO yang memblokir akses. Ankara telah mengklaim bahwa dua pelamar mendukung kelompok seperti Partai Pekerja Kurdi (PKK) yang disebut organisasi teroris.

Turki juga menuntut ekstradisi tersangka "teroris", yang menurut media Turki termasuk penerbit yang kritis terhadap Erdogan yang tinggal di Swedia.

Serbia setujui kesepakatan gas baru dengan Rusia, kata Vucic

Serbia akan terus dipasok dengan gas Rusia selama tiga tahun ke depan, Presiden Aleksandar Vucic mengumumkan pada hari Minggu.

Kesepakatan itu dicapai setelah Vucic berbicara di telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Kontrak pasokan gas 10 tahun Serbia dengan raksasa energi Rusia Gazprom akan berakhir pada 31 Mei.

"Saya tidak bisa berbicara tentang harganya sekarang, semua detail akan disepakati dengan Gazprom," kata Vucic kepada wartawan.

Sementara Vucic adalah salah satu sekutu terdekat Putin di Eropa, Serbia juga ingin bergabung dengan Uni Eropa, yang telah memberlakukan beberapa putaran sanksi terhadap Rusia atas perang di Ukraina.

Uni Eropa sejauh ini telah memberlakukan embargo pada impor batubara Rusia. Larangan minyak Rusia telah memukul hambatan diplomatik, bagaimanapun, di antara negara-negara anggota yang sangat bergantung pada pengiriman minyak dari Moskow.

Serbia menyerahkan sektor minyak dan gasnya ke tangan perusahaan energi Rusia pada 2008, membuatnya sangat bergantung pada Rusia untuk pasokan energinya.

Cadangan gas Jerman 'tidak cukup terisi' jika terjadi penghentian energi Rusia secara tiba-tiba

Kepala badan resmi Jerman yang bertanggung jawab atas energi, Bundesnetzagentur, menyuarakan keprihatinan tentang pasokan negara itu jika aliran gas Rusia tiba-tiba dihentikan.

Klaus Muller, presiden Bundesnetzagentur, mengatakan sementara cadangan Jerman diisi "lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya" dan telah meningkat sejak awal Mei, jumlah saat ini tidak cukup. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Menlu Rusia Bantah Desas-desus Kondisi Kesehatan Vladimir Putin Memburuk

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved