Konflik Rusia vs Ukraina

Russophobia Berkembang di Seluruh Dunua, Begini Tanggapan Menlu Rusia

Negara-negara Barat melancarkan perang total terhadap Rusia, rakyatnya, serta budayanya.

Editor: lodie tombeg
Tribunnews
Menlu Rusia, Sergei Lavrov (kiri) dan Menlu Ukraina, Dmytro Kuleba (kanan) yang direncanakan bertemu pada Kamis (10/3/2022) di selatan Turki dalam sebuah forum diplomatik. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Moskow - Negara-negara Barat melancarkan perang total terhadap Rusia, rakyatnya, serta budayanya. Demikian kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov.

"Barat telah menyatakan perang terhadap kami, secara keseluruhan, dunia Rusia. Budaya mengucilkan Rusia dan segala sesuatu yang berhubungan dengan negara kami sudah mencapai titik absurditas," kata Lavrov pada pertemuan kementerian dikutip dari AFP.

Dia menuduh Barat sampai melarang penulis, komposer, dan tokoh budaya Rusia lainnya.

"Bisa dikatakan bahwa situasi ini akan kami rasakan untuk waktu yang lama," tambahnya.

Menurut Lavrov, Washington "dan satelitnya menggandakan, tiga kali lipat, empat kali lipat upaya mereka untuk menahan negara kami".

Lavrov juga mengatakan, Barat "menggunakan berbagai alat--dari sanksi ekonomi sepihak hingga propaganda palsu sepenuhnya di ruang media global".

"Di banyak negara Barat, Russophobia sehari-hari telah menjadi sifat yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan, yang sangat kami sesalkan, didorong oleh kalangan pemerintah di sejumlah negara," ujar Lavrov.

Negara-negara Barat menjatuhkan sanksi yang belum pernah terjadi sebelumnya kepada Rusia setelah Presiden Vladimir Putin mengerahkan pasukan ke Ukraina pada 24 Februari.

Tentara Rusia Terus Maju di Timur

Ukraina mengatakan pada Jumat (27/5/2022) bahwa pasukannya mungkin perlu mundur dari kantong perlawanan terakhir mereka di Luhansk.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved