Liga Champions
Moh Salah Cs Bakal Kesulitan Terobos Gelandang Madrid
Real Madrid berhasil lolos ke babak final Liga Champions 2022 dengan melakukan berbagai comeback dramatis.
Namun, El Real secara dramatis memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3.
Skuad Real Madrid untuk melawan Real Betis di pekan ke-38 Liga Spanyol 2021-2022
Kendati kalah pada leg kedua, Real Madrid tetap lolos ke semifinal karena menang selisih gol.
Manchester City menjadi korban selanjutnya skuad Carlo Ancelotti.
Real Madrid kalah 3-4 pada babak pertama sebelum bangkit pada leg kedua dan menang 3-1.
Baca Juga: Sadio Mane akan Senang Melihat Karim Benzema Raih Ballon d'Or, tetapi Ada Syaratnya
Gary Neville membandingkan situasi Real Madrid dengan materi tim Manchester United saat memenangi Liga Champions tahun 1999.
Ia menjelaskan bahwa skuad Real Madrid saat ini dengan Man United era 1999 punya kesamaan, yaitu materi di lapangan tengah yang sangat bagus.
“Saat itu Man United bisa mengatasi ketertinggalan karena lapangan tengah kami. Man United punya pemain seperti Roy Keane, Nicky Butt, Paul Scholes, Ryan Giggs, dan David Beckham,” tutur Neville.
“Mereka semua pemain fenomenal. Level mereka jauh di atas yang saya pernah lihat. Di Real Madrid ada pemain seperti Casemiro, Toni Kroos, Luka Modric, serta Federico Valverde dan Eduardo Camavinga.”
“Lima pemain tersebut mengendalikan Real Madrid sejak pertandingan dimulai hingga akhir. Carlo Ancelotti pun memanfaatkan mereka hingga menit akhir,” tutur Neville melanjutkan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pemain-Real-Madrid-pesta-gol-melawan-Levante.jpg)