Sabtu, 7 Maret 2026

Senjakala Bendi Gorontalo

Tahun 1899 Bendi Gorontalo Dicatat Baron Van Hoevell, 1900 Dimodernisasi Urban Jawa Tondano

Pemerintah kota memang tak menutup mata atas nasib bendi sebagai moda transportasi jadul Gorontalo.

Tayang:
Penulis: Redaksi |
zoom-inlihat foto Tahun 1899 Bendi Gorontalo Dicatat Baron Van Hoevell, 1900 Dimodernisasi Urban Jawa Tondano
TribunGorontalo.com/AgungPanto
Potret Bendi di Jalan Kota Gorontalo, Kamis (26/5/2022). Ini satu-satunya bendi yang ditemui TribunGorontalo.com di sepanjang Jl HB Jassin. 

"Itu kira-kira sama dengan bengkel aksesori mobil dan dagangan pulsa data internet saat ini," ujarnya.

Bendi Gorontalo kini tak butuh lagi diperhitungkan melainkan diperhatikan. 

Untuk lestari, Bendi, kusir dan kudanya butuh keberpihakan kita semua, khususnya pemerintah kota.

Kini, di dekade anak millennial, awal 2020-an, para kusirnya masih harus "mewaspadai" rider angkutan online, Grab, GoJek dan Maxim.

Kurang dari 20-an unit bendi, para kusirnya kini melawan punah. Mereka tetap yakin, transportasi umum tertua di ibukota provinsi ini bisa bertahan dengan menyasar  wisatawan kota.

"Adalah, langganan kami anak TK dan SD yang mau jalan-jalan sama guru," kata Rusli (58).

Ia adalah kusir dari Kilo 5, Tanggidaa, utara Kota Gorontalo.

Tribun menemuinya di depan stasiun pemancar TVRI Gorontalo, Jl HB Jassin, timur kota timur, Kamis (26/5/2022).

Bendi Gorontalo kini bisa dihitung jari. 

Kawasan pertokoan "Karsa Utama" di Jl S Parman, Biawao, Kota Selatan, Gorontalo, kini masih jadi pangkalan bendi kota.

"(angkutan) Bendi berkurang karena hukum alam perubahan zaman. dan solusinya ya keberpihakan pemerintah kota melestarikannya dan dukungan publik untuk tetap naik bendi dalam kota," ujar Rosyid kepada TribunGorontalo.com, Kamis (26/5/2022).

Pemerintah kota memang tak menutup mata atas nasib bendi sebagai moda transportasi jadul Gorontalo.

Sebagai otoritas pelestari budaya dan penjaga marwah sosial kota, Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea (2008-2013) sudah mendesain program resmi pelestarian bendi kota.

Melalui staf ahlinya, Tommy Yahya, medio 2009 silam, Adhan memberi bantuan kursus singkat bahasa Inggris dan adab menjamu turis ke sekitar 30-an kusir bendi kota.

Pemerintah juga berkolaborasi dengan manajemen Hotel Quality di Jl DI Panjaitan, Kelurahan Ipilo, Gorontalo di untuk mengarahkan turis asing dan domestik untuk "naik delman keliling kota tua".

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved