Jemaah Waspadai Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, Ini Langkah Kemenag

Jemaah dan petugas haji perlu mewaspadai cuaca panas ekstrem yang akan melanda Makkah dan Madinah.

Editor: lodie tombeg

TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Jemaah dan petugas haji perlu mewaspadai cuaca panas ekstrem yang akan melanda Makkah dan Madinah.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief memperkirakan cuaca panas di Tanah Suci akan mencapai suhu tinggi.

"Misalnya seperti suhu panas ekstrem di Makkah yang dapat mencapai 42 derajat celcius dan Madinah saat malam dengan suhu 44 derajat celcius," ujar Hilman melalui keterangan tertulis, Jumat (27/5/2022).

Dia meminta petugas kesehatan dari Kementerian Kesehatan memberikan pembekalan khusus untuk petugas dan jemaah haji terkait mengatasi serangan panas di Arab Saudi.

Langkah ini perlu dilakukan agar para petugas dan haji dapat mudah beradaptasi di suhu ekstrem.

"Saya berharap Kemenkes akan memberikan pembekalan khusus untuk petugas dan jemaah terkait mengatasi serangan panas yang kemungkinan akan terjadi di Arab Saudi," kata Hilman.

Hilman menjelaskan, dalam melakukan koordinasi antar petugas dibutuhkan komitmen dan tujuan yang diraih, yaitu melayani jemaah.

Melalui komunikasi dan rasa kekeluargaan yang kuat antar kementerian dan lembaga, diharapkan pelayanan jemaah akan selalu optimal dan prima.

"Karena jika nanti ada masalah diluar mitigasi yang kita perkiraan, kita semua dapat saling memperbaiki dan berinovasi ke arah improvisasi solusi terbaik," jelas Hilman.

Tahun ini, Arab Saudi memberikan kuota haji Indonesia sebesar 100.051 orang. Kuota ini terdiri atas 92.825 haji regular dan 7.226 haji khusus.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved