Hepatitis Akut

Penyebab Hepatitis Akut: Dari Adenovirus hingga Varian Baru SARS-CoV-2

Eda enam dugaan penyebab kasus hepatitis akut. Enam penyebab tersebut antara lain adenovirus biasa, adenovirus varian baru.

Editor: lodie tombeg
kompas.com
Suasana rumah sakit yang menangani pasien diduga hepatitis akut di Jakarta. 

Kasus hepatitis akut ini lebih banyak menyerang pada anak-anak. Dan saat dirujuk, kondisi anak yang terinfeksi sudah terbilang memburuk.

Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) dr. Cipto Mangunkusumo, Lies Dina Liastuti pun mengingatkan pada masyarakat untuk lebih berhati-hati. Karena jika terinfeksi, dapat memberikan efek yang luar biasa parah.

Di sisi lain ia mengingatkan pada orangtua untuk meningkatkan kewaspadaan. Karena gejala cenderung terlihat biasa. Sehingga orangtua kerap kali merasa gejala tersebut tidak tidak berbahaya.

"Kewaspadaan dari keluarga perlu kita sampaikan. Kalau anak lemes, gak mau makan hati-hati. Dicek dulu apakah ada kelainan buang air kecil. Lalu dilihat buang air besarnya," kata dr Lies Dina Liastuti.

Kalau beberapa hari tidak ada perubahan dan masih menunjukkan gejala yang mengarah pada Hepatitis akut, segera dibawa ke dokter.

"Jangan tunggu kuning dulu. Kalau kuning sudah ribuan SGOT-SGPT," tegasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Penyebab Hepatitis Akut Masih Diteliti, Ini 6 Dugaannya

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved