Rasa Nyeri Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Endometriosis

Keluhan nyeri haid yang dikatakan normal, apabila tidak mengganggu aktivitas dan hanya terjadi pada hari pertama maupun kedua haid.

Grid.id
Ilustrasi siklus menstruasi 

TRIBUNGORONTALO.COM - Menstruasi atau hadi seringkali mengganggu aktifitas wanita.

Sebab rasa nyeri yang tak tertahankan membuat mereka terkadang merasakan ngilu di perut.

dr Luky Satria menyampaikan bahwa nyeri haid yang dialami wanita sebenarnya tidak selalu normal.

Terdapat nyeri haid yang masih bisa dikatakan normal dan tidak normal.

Keluhan nyeri haid yang dikatakan normal, apabila tidak mengganggu aktivitas dan hanya terjadi pada hari pertama maupun kedua haid.

Hanya saja jika rasa nyeri tersebut berlangsung sepanjang masa haid, dan mengganggu aktivitas misalnya ketika seorang remaja perempuan ketika haid hingga tidak bisa masuk sekolah dan harus konsumsi obat-obatan akibat rasa nyerinya.

Baca juga: Disebut Lecehkan Pramugari Jet SpaceX, Begini Respon Elon Musk

Jika perempuan mengalami keluhan nyeri yang hebat hingga mengganggu aktivitas, maka perlu diwaspadai.

Penyebab nyeri perut ketika menstruasi tergolong sangat banyak.

Salah satu penyebab nyeri ketika menstruasi yang sering terjadi ialah karena endometriosis.

Tak hanya karena endometriosis saja, bisa juga nyeri tersebut diakrenakan mioma, adenomiosis dan lain-lain.

Menstruasi yang terjadi karena luruhnya dinding rahim vagina atau disebut dengan endometrium.

Jika seseorang mengalami endometriosis, maka disebabkan oleh dinding rahim yang mengalami kelainan.

Dinding rahim tersebut tumbuh tidak pada tempatnya, tetapi tumbuh di tempat lain.

dr. Luky Satria menyampaikan bahwa dinding rahim bisa tumbuh dimana-mana, yakni bisa di usus, saluran kencing, indung telur, dan otot rahim.

Jika endometrium tumbuh pada indung telur, maka akan menjadi kista.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved