Warga Pone-Kabupaten Gorontalo Mengeluhkan Debu Jalan

Dirinya mengakui kesal terhadap pemerintah yang tak kunjung menyelesaikan pengerjaan jalan tersebut.

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/Sri Aprilia Mayang
Jalanan yang tak kunjung diselesaikan. 

Laporan Kontributor: Sri Aprilia Mayang

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Pengerjaan jalan sepanjang 6 kilometer dari arah Bundaran Adipura, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo menuju ke arah Desa Pone, Kecamatan Limboto Barat hingga ke Bundaran Tugu ketupat Desa Yosonegoro terhenti.

Hal itu membuat warga Desa Pone resah, sebab debu dari pengerjaan jalan masuk hingga ke rumah.

Salah satunya, Nisa Mataluni, warga Desa Pone, Kecamatan Limboto Barat saat ditemui oleh awak media TribunGorontalo.com. 

Dirinya mengakui kesal terhadap pemerintah yang tak kunjung menyelesaikan pengerjaan jalan tersebut.

"Banyak sekali abu (debu) jalan, apalagi kalo oto (kalau mobil) besar yang lewat itu abu-abunya nya masuk sampai dalam lapak,” ketusnya.

Ia bahkan mengaku, dalam sehari harus menyapu debu yang masuk ke dalam rumahnya. Kata dia, bahkan jika sering-sering halaman rumah disiram air, tetap saja debu masuk ke rumah. 

“Kendati beberapa kali mobil Bupati DM 1 B, dikawal patwalnya lewat di sini, tapi jalan ini tidak tau kapan selesai," ungkapnya menggerutu.

Pengerjaan jalan tersebut diketahui dikerjakan menggunakan dana pinjaman bersumber dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). 

Proyek multi years itu dikerjakan sejak Agustus 2021 hingga Agustus 2022 nanti. 

Namun hingga saat ini, pihak ketiga dinilai tidak mengindahkan perjanjian kontrak kerja. Menurut pengakuan warga, tidak terlihat aktifitas lanjutan pengerjaan jalan.

"Sudah lama ini hanya ditimbun dengan pasir dan batu kerikil lalu menggunakan alat besar stom, dari tahun 2021 kemarin sampai dengan Mei ini sudah tidak ada lagi aktivitas pengerjaan yang kami lihat," jelas Nisa.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang Kabupaten Gorontalo, belum memberikan tanggapannya, meski sudah dihubungi berulang kali oleh jurnalis TribunGorontalo.com. (*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved