Konflik Rusia vs Ukraina

Putin dan Jenderalnya Sekarang Nencerminkan Fasisme

Menteri Pertahanan Inggris, Ben Wallace menyebut para pemimpin militer Rusia dan Presiden Vladimir Putin harus menghadapi konsekuensi atas invasi.

Editor: Lodie Tombeg
tribunnews
Menteri Pertahanan Inggris, Ben Wallace 

Il-80 juga mampu mengeluarkan perintah serangan nuklirnya sendiri.

Parade tahun ini diperkirakan melibatkan lebih sedikit persenjataan, karena masih dalam situasi perang dengan Ukraina.

Setelah pawai, sekitar satu juta warga Rusia diperkirakan akan berparade di Moskow sembari memegang foto anggota keluarga yang gugur dalam perang dan menamakannya "resimen abadi".

"Memalukan pada mereka yang berusaha menggunakan penderitaan orang Rusia biasa sebagai landasan untuk ambisi kekaisaran mereka sendiri," kata Wallace.

"Mereka adalah orang-orang yang benar-benar menghina ingatan Resimen Abadi."

Pejabat Barat memperkirakan Putin akan menggunakan pidatonya pada Hari Kemenangan untuk memperluas serangan di Ukraina dan mendeklarasikan perang secara resmi.

Dia mungkin juga akan mengumumkan "referendum" atau pencaplokan wilayah Donbas timur, tempat Ukraina memerangi separatis pro-Rusia sejak 2014.

Pada Minggu sebelumnya, Putin membandingkan invasinya ke Ukraina dengan kemenangan Rusia dalam Perang Dunia Kedua.

"Hari ini, tentara kami, sebagai nenek moyang mereka, berjuang berdampingan untuk membebaskan tanah air mereka dari kotoran Nazi dengan keyakinan bahwa, seperti pada tahun 1945, kemenangan akan menjadi milik kita," kata Presiden Rusia.

Di saat yang sama, Kelompok 7 (G7) menyetujui sanksi baru yang menyasar perusahaan keuangan Rusia, menyusul sanksi embargo minyak Rusia.

Beberapa pemimpin Barat melakukan perjalanan ke Ukraina selama akhir pekan, termasuk Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, dan Jill Biden, Ibu Negara AS.


Presiden Vladimir Putin akan Pimpin Peringatan Hari Kemenangan

Presiden Rusia, Vladimir Putin diperkirakan akan memimpin perayaan Hari Kemenangan atau Victory Day, yang menandai kekalahan Nazi Jerman dari Uni Soviet pada Perang Dunia II.

Dilansir Al Jazeera, Putin diperkirakan akan memamerkan kekuatan militer Rusia selama acara yang penting secara simbolis pada hari ini, Senin (9/5/2022).

Rudal balistik antarbenua yang besar akan diarak melintasi Lapangan Merah Moskow.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved