Sabtu, 2 Mei 2026

Cuaca Panas di Indonesia Tidak Terkait 'Heatwave', Ini Penjelasan BMKG

Cuaca panas dan terik yang terjadi beberapa hari belakangan dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Tanah Air.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Cuaca Panas di Indonesia Tidak Terkait 'Heatwave', Ini Penjelasan BMKG
tribunnews
Ilustrasi cuaca panas 

Tahun 2022, tema Hari Bumi mengusung "Invest in Out Planet".

Tema tersebut berisi kampanye ajakan untuk menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari investasi di masa depan.

Hari Bumi erat pembahasannya dengan perubahan iklim.

Iklim sendiri adalah rata-rata cuaca di mana cuaca merupakan keadaan atmosfer pada suatu saat di waktu tertentu.

Dikutip dari laman resmi Kementerian LHK, iklim berubah secara terus menerus karena interaksi antara komponen-komponennya dan faktor eksternal seperti erupsi vulkanik, variasi sinar matahari, dan faktor lain yang disebabkan oleh kegiatan manusia, seperti menggunaan lahan dan penggunaan bahan bakar fosil.

Masih dari laman yang sama, PBB mendefinisikan perubahan iklim sebagai perubahan yang disebabkan oleh aktivitas manusia secara langsung dan tidak langsung.

Aktivitias tersebut menyebabkan perubahan komposisi dari atmosfer global dan variabilitas iklim alami pada periofa waktu yang dapat diperbandingkan.

Komposisi atmosfer global yang dimaksud adalah komposisi material atmosfer bumi berupa Gas Rumah Kaca (GRK) yang di antaranya, terdiri dari Karbon Dioksida, Metana, Nitrogen, dan sebagainya.

Untuk diketahui, GRK sebenarnya dibutuhkan untuk menjaga suhu bumi tetap stabil.

Namun, konsentrasi GRK yang semakin meningkat membuat lapisan atmosfer masik tebal.

Penebalan tersebut menyebabkan jumlah panas bumi yang terperangkap di atmosfer bumi makin banyak dan mengakibatkan peningkatan suhu bumi.

Sebutan peningkatan suhu bumi populer dengan sebuan "pemanasan global".

Contoh Kasus yang Menyebabkan Perubahan Iklim Dikutip dari Gramedia.com:

1. Efek Rumah Kaca

Gas Rumah Kaca sebagai penyebab perubahan iklim pertama dan berasal dari gas-gas rumah kaca.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved