Sabtu, 2 Mei 2026

Viral Nasional

Mobil Rombongan Pengantar Haji Tertabrak Kereta Api, 4 Orang Meninggal

Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Mobil Rombongan Pengantar Haji Tertabrak Kereta Api, 4 Orang Meninggal
TribunGorontalo.com
KAI -- Kereta api menabrak rombongan jemaah haji, adayang meninggal. 

Ringkasan Berita:
  • Kecelakaan antara mobil Avanza dan Kereta Api Argo Bromo terjadi di perlintasan tanpa palang pintu di Grobogan, Jawa Tengah. 
  • Empat penumpang dilaporkan meninggal dunia, sementara lima lainnya mengalami luka dan menjalani perawatan medis. 
  • Seluruh penumpang disebut merupakan rombongan pengantar jemaah haji asal Grobogan.

TRIBUNGORONTALO.COM -- Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Jumat (1/5/2026) dini hari.

Sebuah mobil Toyota Avanza putih bernomor polisi H 1060 ZP tertabrak Kereta Api Argo Bromo Anggrek hingga menyebabkan empat orang meninggal dunia.

Selain korban tewas, lima penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dua korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD R Soejati Purwodadi, sementara tiga lainnya mendapat penanganan rawat jalan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, mobil tersebut membawa sembilan orang penumpang yang baru pulang setelah mengantar keberangkatan jemaah haji ke Solo.

Baca juga: Diminta Copot Pejabat di Gorut, Ini Respons Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail

Saat melintas di rel kereta tanpa palang pengaman, kendaraan diduga tetap melaju ketika KA Argo Bromo Anggrek melintas dari arah timur menuju barat.

Benturan keras tak terhindarkan hingga mobil terseret dan terpental sekitar 20 meter ke area persawahan di tepi jalur rel.

Kondisi kendaraan mengalami kerusakan parah akibat hantaman kereta. Bagian bodi mobil ringsek setelah terlempar keluar dari jalur perlintasan.

Kasatlantas Polres Grobogan AKP Kumala Enggar Anjarani membenarkan insiden tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.

“Dari sembilan penumpang, empat orang meninggal dunia, tiga korban menjalani rawat jalan, dan dua lainnya dirawat di RSUD R Soejati Purwodadi. Kasus ini masih dalam penyelidikan,” ujar Kumala.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Grobogan Iptu Eko Ari Kisworo mengatakan seluruh penumpang merupakan warga Grobogan yang tergabung dalam rombongan pengantar jemaah haji.

“Rombongan pengantar haji, jadi tidak ada calon haji di dalam kendaraan tersebut. Saat ini masih didalami,” kata Eko.

Sementara itu, Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyebut peristiwa terjadi di kilometer 52+800 jalur hulu antara Stasiun Panunggalan dan Stasiun Kradenan sekitar pukul 02.52 WIB.

Menurutnya, KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasarturi sempat melakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Kradenan usai insiden terjadi untuk pemeriksaan rangkaian kereta.

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Awak Sarana Perkeretaapian dan dinyatakan aman, perjalanan kereta kembali dilanjutkan,” ujar Luqman.

PT KAI Daop 4 Semarang juga menyampaikan keprihatinan atas kecelakaan tersebut dan kembali mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas sembarangan di area jalur rel kereta api demi keselamatan perjalanan kereta maupun pengguna jalan.

Baca juga: Nahas! Ibu Rumah Tangga Terjatuh ke Septic Tank Sedalam 5 Meter, Ditemukan Tak Bernyawa

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved