Perhatikan 8 Gejala Hepatitis Akut Misterius pada Anak
Semua pihak mewaspadai penyebaran hepatitis akut pada anak. Demikian surat edaran dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
TRIBUNGORONTALO.COM - Semua pihak mewaspadai penyebaran hepatitis akut pada anak. Demikian surat edaran dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Pasalnya, hingga saat ini, Badan Kesehatan Dunia (WHO) belum menemukan penyebab pasti penyakit itu.
Berdasakan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/2515/2022, Kemenkes meminta dinas kesehatan provinsi, kabupaten/kota mewaspadai jika menemukan gejala penyakit tersebut.
“Gejala yang ditandai dengan kulit dan sklera berwarna ikterik atau kuning, dan urin berwarna gelap yang timbul secara mendadak,” tutur Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, Maxi Rein Randonuwu dalam keterangannya, Senin (2/5/2022).
Sementara itu menurut Juru Bicara Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, Minggu (1/5/2022) ada beberapa gejala seorang anak terinfeksi hepatitis akut, yaitu:
1. gejala kuning
2. sakit perut
3. muntah-muntah
4. diare mendadak
5. buang air kecil berwarna tua
6. buang air besar berwarna pucat
7. kejang
8. penurunan kesadaran.
Maxi mengungkapkan berdasarkan data WHO 21 April 2022, terdapat 169 kasus hepatitis akut pada anak di dunia. “Kisaran kasus terjadi pada anak usia 1 bulan sampai dengan 16 tahun,” kata dia.
Pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui penyebab penyakit ini telah dilakukan. Namun, virus hepatitis A, B, C, D dan E tidak ditemukan sebagai biang kerok penyakit itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/030522-Hepatitis-Autoimun.jpg)