Rabu, 4 Maret 2026

Joe Biden Ingin Sita Aset Oligarki Rusia untuk Bantu Ukraina

Aset oligarki dan penguasa Rusia dapat disita untuk membantu Ukraina. Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengirim.

Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Joe Biden Ingin Sita Aset Oligarki Rusia untuk Bantu Ukraina
Kompas.com
Presiden AS Joe Biden berbicara di Ruang Timur Gedung Putih tentang aktivitas militer Rusia di dekat Ukraina di Washington, DC pada Selasa (15/2/2022). 

Selain itu, Blok beranggotakan 27 negara itu memberi lampu hijau untuk memotong tiga bank Belarus dari sistem pesan SWIFT global atas dukungan Minsk untuk serangan Kremlin.

UE berusaha untuk menutup celah dalam rentetan sanksi yang belum pernah terjadi sebelumnya yang dilepaskannya bersama dengan sekutu Barat setelah Presiden Rusia Vladimir Putin meluncurkan invasi ke Ukraina.

"Kami semakin memperketat jaring sanksi menanggapi agresi militer Rusia terhadap Ukraina," cuit Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, dikutip dari Kantor Berita AFP.

Sebuah pernyataan mengungkap dari 160 orang rusia yang bakal ditambahkan ke daftar hitam pembekuan aset dan larangan visa, 146 orang di antaranya adalah anggota majelis tinggi parlemen Rusia dan 14 orang di antaranya merupakan oligarki terkait Kremlin dan kerabat mereka.

Nama-nama mereka dilaporkan akan diumumkan segera, ketika sanksi tersebut secara resmi diterbitkan dalam jurnal resmi UE.

UE juga akan memperluas pembatasan untuk mencakup cryptocurrency dalam upaya untuk mencegah individu dan perusahaan yang terkena sanksi menggunakan sistem digital terenkripsi untuk menghindari sanksi.

Sedangkan tindakan terhadap sektor maritim, akan membatasi ekspor teknologi navigasi dan komunikasi radio ke Rusia.

Sekutu Kremlin, Belarus telah digunakan sebagai landasan peluncuran utama untuk serangan Moskwa dan UE juga meningkatkan tindakan terhadap negara tersebut.

Itu termasuk memotong tiga bank, yakni Belagroprombank, Bank Dabrabyt, dan Bank Pembangunan Republik Belarus dari sistem SWIFT.

Selanjutnya UE akan melarang transaksi dengan Bank Sentral Belarus terkait dengan pengelolaan cadangan atau aset dan membatasi arus masuk keuangan dari Belarus ke UE.

UE sedang mencoba untuk meningkatkan tekanan pada Kremlin dan para pejabat mengatakan mereka siap untuk menjatuhkan sanksi lebih lanjut ke Mokwa jika itu tidak mengakhiri perang.

Tetapi, blok itu sejauh ini menolak mengikuti jejak Amerika Serikat (AS) dan menargetkan ekspor minyak dan gas utama Rusia mengingat ketergantungan negara-negara anggota pada energi dari tetangga timur raksasanya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Isi Proposal Biden untuk Kongres AS, Aset Rusia Bisa Disita untuk Bantu Ukraina"

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved