Cerita Lima Profesor Termuda di Dunia, Kalahkan Murid Newton

Profesor di usia muda di dunia hanya bisa dihitung dengan jari. Mereka adalah figur berprestasi yang sangat membanggakan dan impian banyak orang.

Editor: Lodie Tombeg
kompas.com
Ilustrasi meraih sarjana 

Erik sempat menjalani pendidikan jarak jauh, lantaran ia harus mengikuti sang ayah untuk berpindah-pindah.

Setelah itu, Erik menyelesaikan pendidikan tinggi di Dalhousie University, Kanada. Walau dirinya sempat menempuh pendidikan atau sekolah jarak jauh, ternyata tidak membuat Erik kesulitan untuk mengembangkan kecerdasannya.

Terbukti, Erik mampu menyelesaikan pendidikan tinggi di usia 14 tahun dan menjadi lulusan termuda kala itu.

Kecerdasan Erik pun terbukti dari prestasinya yang mampu menjabat sebagai profesor saat baru berusia kepala dua.

3. Agung Pulung Sasmito

Indonesia juga memiliki anak muda yang mengharumkan bangsa. Lahir di Wonosobo, Jawa Tengah, Agung Pulung Sasmito masuk dalam deretan profesor termuda di dunia.

Di tahun 2001, Agung mengenyam pendidikan tinggi S1 jurusan Teknik Fisika di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Setelah lulus di tahun 2005, dirinya kemudian memutuskan untuk melanjutkan studi S2 di National University of Singapore (NUS).

Selepas lulus tahun 2011, Agung kemudian memutuskan mengambil studi S3 dan kemudian mengajar di McGill University.

Di McGill University inilah, Agung sukses menjadi profesor di usianya yang baru mencapai 32 tahun. Baca juga: Kisah Fawwaz, Siswa Madrasah yang Lolos di 5 Kampus Terbaik Dunia

4. Nelson Tansu

Selain Agung, terdapat Profesor termuda dunia lainnya yang berasal dari Indonesia, yakni Nelson Tansu.

Pria kelahiran Medan ini menyelesaikan studi S1 di Applied Mathematics, Electrical Engineering and Physics (AMEP). Nelson berhasil menyelesaikan Pendidikan S1 hanya dalam kurun waktu 2 tahun 9 bulan.

Setelah itu, ia melanjutkan studi jenjang S2 dan S3. Nelson memutuskan untuk mengajar menjadi dosen di University Bethlehem, Pennsylvania 18015, USA. Di kampus inilah Nelson berhasil menjadi Profesor di usia muda, yakni di usia 26 tahun.

Selain menjadi profesor termuda dunia, namanya juga dikenal melalui sejumlah hasil penelitian bergengsi. Hingga kini, Nelson diketahui punya tiga hasil penelitian yang sudah dipatenkan di Amerika Serikat (USA).

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved