PT Pertamina Bakal Larang Beli Pertalite Menggunakan Jeriken

Ia bilang, kebijakan larangan pembelian Pertalite dengan jeriken akan diberlakukan di seluruh SPBU di Indonesia, tak hanya regional Jatimbalinus.

Editor: Fajri A. Kidjab
TribunGorontalo.com
Antrian di Pertamina Kota Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM - PT Pertamina (Persero) bakal melarang pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite menggunakan jeriken di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Indonesia.

Diketahui larangan tersebut berasal dari Surat Edaran Pertamina kepada pengusaha SPBU atau Lembaga Penyalur BBM di wilayah regional (Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur (Jatimbalinus).

Surat tertanggal 5 April 2022 yang berasal dari Region Manager Retail Sales Jatimbalinus Fedy Alberto, berisikan larangan SPBU, melayani pembelian Pertalite dengan jeriken, sebab Pertalite kini sudah menjadi Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP).

Ia mengatakan, kebijakan larangan pembelian Pertalite dengan jeriken akan diberlakukan di seluruh SPBU di Indonesia, tak hanya regional Jatimbalinus.

"Intinya memang akan kami infokan semua SPBU (dilarang melayani pembelian Pertalite dengan jeriken), mengingat ini adalah BBM bersubsidi," ujarnya kepada Kompas.com, Kamis (7/4/2022).    

Ia mengatakan, larangan tersebut saat ini sedang dalam proses sosialisasi ke para pemilik SPBU Pertamina.

Sehingga ke depannya kebijakan ini akan berlaku di seluruh SPBU di Indonesia.

"Kami sedang dalam proses menginformasikan ke semua SPBU," kata dia.

Adapun secara rinci, surat yang ditujukan bagi pemilik SPBU di wilayah regional Jatimbalinus itu menyatakan, kebijakan larangan mengacu pada tiga aturan.

Pertama Undang-Undang UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, kedua Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak, dan ketiga Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 37.K/HK.02/MEM.M/2022 tentang Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan.

"Sehubungan dengan perubahan status Pertalite dari Jenis BBM Umum (JBU) menjadi Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP), maka bersama ini kami tegaskan bahwa SPBU/Lembara enyalur dilarang melayani pembelian Pertalite dengan jeriken/drum yang digunakan untuk diperjualbelikan kembali (pengecer)," tulis Fedy pada surat tersebut. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Larangan Beli Pertalite Pakai Jeriken Berlaku di SPBU Seluruh Indonesia", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2022/04/07/141613426/larangan-beli-pertalite-pakai-jeriken-berlaku-di-spbu-seluruh-indonesia.
Penulis : Yohana Artha Uly
Editor : Yoga Sukmana

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved