Irfan Saleh Minta Warga Randangan Sekolahkan Anak-anaknya

Menurut Irfan, Randangan adalah kecamatan yang posisinya paling strategi di Pohuwato. Sebab, ke depan di wilayah ini akan dibangun Bandara kedua di Go

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/Ist
Bendungan Randangan, doc Baperlitbang Kabupaten Pohuwato 

TRIBUNGORONTALO.COM, Marisa – Irfan Saleh, Kepala Baperlitbang Kabupaten Pohuwato meminta para orangtua di Kecamatan Randangan untuk menyekolahkan anaknya. Hal itu agar generasi mudanya siap menghadapi segala perubahan ke depan. 

“Anak-anak tolong disekolahkan, angka putus sekolah di Pohuwato ini kurang lebih 30 persen, jadi kalau ada 100 anak di Randangan ini 30 di antaranya tidak sekolah,"ungkap Irfan pada saat melakukan safari ramadhan di Desa Motolohu, Kecamatan Randangan, pada Jum'at (8/4/2022).

Menurut Irfan, Randangan adalah kecamatan yang posisinya paling strategi di Pohuwato. Sebab, ke depan di wilayah ini akan dibangun Bandara kedua di Gorontalo setelah Djalaluddin. 

Karena itu, menghadapi kemajuan pembangunan itu, maka sumber daya manusia (SDM) mestinya sudah disiapkan. Terutama dalam hal pendidikan. 

Irfan Saleh, Kepala Baperlitbang Kabupaten Pohuwato
Irfan Saleh, Kepala Baperlitbang Kabupaten Pohuwato.

Terlebih menurut Irfan, Randangan menjadi satu dari 13 kecamatan terluas di Pohuwato, makanya butuh orangtua untuk memberikan pendidikan kepada generasi muda. Sebab, pendidikan akan menjadi landasan untuk anak muda tersebut mengembangkan Kecamatan Randangan ke depan.

Ia pun tidak menutup kemungkinan, jika Randangan bisa saja jadi Ibukota Pohuwato. Sementara Marisa yang saat ini sebagai ibukota, akan menjadi daerah yang berdiri sendiri. 

"Siapa tau 10 sampai 20 tahun ke depan Randangan menjadi ibu kota Kabupaten Pohuwato, kan tidak tahu-tahu, makanya pendidikan itu penting. Sesuai janji Allah SWT, orang yang berilmu pasti allah akan angkat derajatnya," tandas dia. 

Tidak hanya ilmu pengetahuan, juga ilmu agama. Hal itu agar mampu mengimbangi perkembangan zaman. Ia pun mendorong untuk masyarakat di wilayah Randangan untuk memanfaatkan Pesantren Salafiyah Syafi'iyah. 

"Zaman sekarang, hampir tidak ada cara lain selain agama yang bisa membentengi anak-anak, sehingga memiliki kemampuan untuk memproteksi informasi yang masuk kedalam pikiran dan mampu mempengaruhi akhlak," pungkas dia. (*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved