Kepala Staf Udara Inggris Sebut Invasi Rusia ke Ukraina Dorong Negara Lain Gabung NATO

Dilansir TribunWow.com dari The Sun, Kamis (7/4/2022), analisa ini disampaikan Kepala Staf Udara Inggris, Sir Mike Wigston.

Editor: Fajri A. Kidjab
tribunnews
Tentara Rusia berbaris 

TRIBUNGORONTALO.COM - Agresi militer yang dilakukan Rusia di Ukraina diperkirakan justru akan mendorong lebih banyak negara lain untuk bergabung dengan NATO.

Dilansir TribunWow.com dari The Sun, Kamis (7/4/2022), analisa ini disampaikan Kepala Staf Udara Inggris, Sir Mike Wigston.

Ia memperkirakan, negara-negara lain akan melihat manfaat menjadi bagian dari NATO.

Menurutnya, agresi Vladimir Putin telah mengubah keamanan dunia untuk selamanya.

"Ini adalah penataan kembali NATO, dari apa yang diperjuangkan NATO, dan siapa yang menjadi anggota NATO," kata Wigston.

"Negara-negara lain sekarang mungkin menilai bahwa masa depan mereka lebih aman dengan mendaftar untuk bergabung dengan NATO," tambahnya.

Ukraina bukan anggota NATO tetapi didukung oleh aliansi dan negara-negara lain dengan memasok mereka dengan senjata, pelatihan, dan pertahanan lainnya.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan, dia tidak lagi mendesak untuk menjadi anggota NATO sejak invasi dimulai.

Namun Kosovo dan Bosnia telah mendaftar untuk bergabung, hanya beberapa hari setelah invasi Rusia.

Disusul Finlandia dan Swedia yang santer dikabarkan akan ikut mendaftar ke NATO, meski selama ini mempertahankan status negara netral.

Tentu saja niatan tersebut ditentang keras oleh Rusia.

Terutama terhadap Finlandia yang hanya berjarak beberapa jam dari Rusia.

Pihak Presiden Vladimir Putin menyebut tindakan tersebut akan menjadi tragedi mengerikan bagi negara tersebut.

Bahkan, Rusia menyatakan Finlandia akan menjadi target pembalasan seperti yang kini terjadi di Ukraina.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved