Deteksi Dini Kanker Mulut, Simak Tiga Tips dari Ahli Kesehatan Gigi

Anna Middleton, pendiri London Hygienist, mengatakan kepada Express.co.uk, seseorang harus mengunjungi dokter gigi, setidaknya setahun sekali.

Editor: Fajri A. Kidjab
freepik.com/TribunHealth.com
Ilustrasi pemeriksaan gigi 

TRIBUNGORONTALO.COM -  Frekuensi pemeriksaan gigi dapat bervariasi, tergantung pada tingkat risiko kerusakan gigi dan penyakit lainnya.

Anna Middleton, pendiri London Hygienist, mengatakan kepada Express.co.uk, seseorang harus mengunjungi dokter gigi, setidaknya setahun sekali.

Ahli kesehatan gigi itu menambahkan, tidak ada angka pasti tentang seberapa sering harus mengunjungi dokter gigi.

Dia menjelaskan, pencegahan dan deteksi dini selalu lebih baik daripada intervensi terlambat.

Menurutnya, bertambahnya usia tidak berarti harus meningkatkan kunjungan ke praktik dokter gigi.

Itu semua tergantung pada faktor risiko yang dapat memengaruhi kesehatan mulut .

“Kunjungan yang lebih sering berarti bahwa setiap perubahan dapat diambil lebih cepat," kata dia.

Ia mengungkapkan, pemeriksaan gigi bisa enam sampai 12 bulan. Tapi untuk perawatan preventif dan pemeliharaan dengan ahli kesehatan bisa tiga bulan sekali.

Sebagai perbandingan, jika seseorang memilih untuk tidak mengunjungi dokter gigi secara teratur, hal itu dapat menyebabkan beberapa konsekuensi buruk, seperti kerusakan gigi dan penyakit gusi.

“Kunjungan rutin, berarti kami dapat memantau jika ada perubahan pada gigi, gusi, dan jaringan lunak, karena profesional kesehatan gigi melakukan pemeriksaan kanker mulut di setiap janji,” ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved