Kunci Agar Tidak Cepat Kelaparan dan Haus saat Berpuasa

Fiastuti Witjaksono, ahli gizi klinik dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo menjelaskan, bahwa saat sahur, tubuh mesti diberi asupan makanan dan minuman

Editor: Wawan Akuba
Freepik
(ilustrasi) Ramadan: bacaan doa untuk niat berpuasa di bulan suci Ramadhan, serta kapan waktu yang tepat untuk mengucapkan niat puasa Ramadhan. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Mendapatkan manfaat optimal dari puasa Ramadhan tidak cukup dengan hanya minum teh manis. 

Fiastuti Witjaksono, ahli gizi klinik dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo menjelaskan, bahwa saat sahur, tubuh mesti diberi asupan makanan dan minuman yang cukup dan lengkap.

Makanan itu kata dia harus mengandung sumber karbohidrat seperti nasi, oat, kentang atau bihun.

Lalu haru mengandung protein seperti ikan, ayam, telur, tahu dan tempe, dan sedikit minyak untuk menimbulkan rasa enak pada makanan.

Paling penting, sebaiknya ada sayur dan buah tinggi serat untuk menimbulkan rasa kenyang yang lebih lama.

"Kuncinya supaya tidak kelaparan, haus, perbanyak konsumsi sayur dan buah," ujar Fiastuti.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak malas bangun sahur. Sebab, sahur adalah awal dari puasa setiap hari. 

"Saya sering menemukan orang yang sahur hanya minum teh biar gampang, malas bangun, mengunyah makanan tengah malam. Itu tidak boleh dilakukan kalau kita mau mendapatkan manfaat yang optimal saat puasa Ramadhan," katanya.

Padahal, berpuasa selama Ramadhan diketahui memiliki sejumlah manfaat, antara lain menjaga kadar glukosa darah, menurunkan kadar LDL (kolesterol jahat), menjaga tekanan darah, membantu menurunkan tekanan darah sistolik sekitar 6-10 persen dan diastolik 3,8-10 persen pada pasien

Juga pesannya, untuk tidak melupakan minum air sekitar 2-3 gelas. Minum dua gelas susu selain memenuhi cairan dan protein juga kalsium sehingga mencegah osteoporosis. (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved