Wali Kota Gorontalo Marten Taha Menangis

Wali Kota Gorontalo dua periode ini sama sekali tak menyangka dirinya bisa meraih gelar doktor.

Humas dan Protokol Pemkot Gorontalo
Marten Taha 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Marten Taha menangis, usai menyelesaikan studi strata tiga dengan predikat cumlaude, di Universitas Hasanuddin Makassar (Unhas), Senin (28/3/2022).

Wali Kota Gorontalo dua periode ini sama sekali tak menyangka dirinya bisa meraih gelar doktor.

Menurut Marten, ia terlahir dari latar belakang keluarga yang kurang mampu, sehingga membuat dirinya tak pernah bermimpi menyandang gelar tersebut.

“Saya ini hanya orang biasa saja. Dan sebagai orang yang berasal dari keluarga yang tidak mampu, mulai dari sekolah dasar, sekolah menengah tingkat pertama dan tingkat atas, sampai masuk perguruan tinggi baik S1 maupun S2, sampai sekarang ini S3 gelar doktor tertinggi,” kata dia.

Ini menjadi bukti, bahwa latar belakang ekonomi keluarga, bukan sebuah persoalan besar bagi setiap orang untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

Namun untuk meraih semua itu harus dibarengi niat, kemauan tinggi dan kerja keras.

Lebih lanjut, Marten mengatakan, keluarganya selalu mendukung.
Setelah namanya disebut, ia tak bisa berkata-kata. Bahkan dirinya meneteskan air mata, teringat akan perjuangan panjang yang tidak mudah Ia lalui.

“Saya senang bercampur sedih dan saya tidak berkata-kata,saat ini dinyatakan telah lulus sebagai Doktor dengan predikat cumlaude.
Dan ini satu hal membagakan dan tidak mudah untuk mencapai pendidikan tertinggi di republik ini dan derajat starta 3 membutuhkan perjuangan yang sangat panjang,” kenang Marten. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved