Sekda Ishak Ntoma Seleksi Calon Komisioner Baznas Bone Bolango

Sepuluh Calon Komisioner Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bone Bolango periode 2022-2027, mengikuti ujian tes tertulis dan wawancara.

Editor: Fajri A. Kidjab
Kominfo Bone Bolango
SELEKSI - Lima orang tim Panitia Seleksi (Pansel), di antaranya Ketua Sekda Bone Bolango Ishak Ntoma, Sekretaris Kakan Kemenag Arfan A. Tilome, dan tiga anggota dari unsur organisasi keagamaan, yakni Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah dr. Rusli A. Katili, Ketua PCNU Kyai Suleman Adadau, dan Qadhi Suwawa wilayah kerja Bone Bolango Kyai Helmi Podungge, Jumat (18/3/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM - Sepuluh Calon Komisioner Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bone Bolango periode 2022-2027, mengikuti ujian tes tertulis dan wawancara, di Ruang Restorasi Kantor Bupati Bone Bolango.

Ketua Sekda Bone Bolango Ishak Ntoma menjadi tim Panitia Seleksi. Selain Ketua Sekda, adapula Sekretaris Kakan Kemenag Arfan A. Tilome, dan tiga anggota dari unsur organisasi keagamaan, yakni Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah dr. Rusli A. Katili, Ketua PCNU Kyai Suleman Adadau dan Qadhi Suwawa wilayah kerja Bone Bolango Kyai Helmi Podungge.

“Alhamdulillah untuk seleksi Calon Komisioner Baznas Bone Bolango ini untuk periode 2022-2027, itu telah kita laksanakan. Dan sudah kita mulai dari kemarin tanggal 17 Maret 2022 hingga 18 Maret 2022 hari ini,” kata Kepala Bagian Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Bone Bolango, Misnawaty Wantogia, Jumat (18/3/2022).

Misnawaty menjelaskan tujuan dari diadakannya seleksi ini, diharapkan bisa mendapatkan pimpinan-pimpinan maupun komisioner yang amanah yang akan memimpin Baznas Bone Bolango untuk periode lima tahun kedepan.

“Insya Allah hasil seleksi ini, kita bisa mendapatkan para pimpinan-pimpinan Komisioner Baznas yang amanah dan mumpuni dalam menjalankan roda organisasi Baznas Bone Bolango. Sehingga Baznas ini betul-betul bisa menjadi sebuah organisasi, yang bisa melaksanakan tugas dan fungsinya dengan sangat optimal,” kata dia.

Lebih lanjut, Wisnawaty menjelaskan,  teknis dari pelaksanaan tes tersebut, untuk tulisan memilih tiga kategori penilaian, yaitu terkait dengan kedalaman ilmu fiqih dari peserta, tata kelola manajemen organisasi, dan terkait dengan inovasi. 

Ketiga kategori ini memiliki bobot penilaian masing-masing, yaitu untuk pendalaman ilmu fiqih sebesar 40 %, tata kelola manajemen 40 %, dan inovasi 20 %. Begitu juga dengan tes wawancara dan penguasaan terhadap makalah, itu juga akan sesuai 3  subtansi tersebut.

“Dari 10 calon yang diseleksi ini, lima di antaranya yang akan diambil dan diajukan ke Baznas Pusat, serta direkomendasikan kepada Kepala Daerah untuk menjadi Komisioner maupun Pimpinan Baznas Bone Bolango periode 2022-2027,” terangnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved