LIPSUS SPANDUK

Warga Bone Bolango Tanggapi Arahan Prabowo Soal Penertiban Spanduk

Respons masyarakat Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, muncul menyusul arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto

|
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
SUASANA BONEBOL -- Tampak warga Bone Bolango, Gorontalo, berboncengan, Jumat 6 Feb 2026. Ruang publik ini sekilas bersih dari baliho. 

Ringkasan Berita:
  • Arahan Presiden Prabowo terkait penertiban spanduk dan baliho mendapat respons positif dari warga Bone Bolango
  • Masyarakat menilai pemasangan spanduk di daerah tersebut masih dalam batas wajar dan tertata rapi. 
  • Warga berharap kebijakan penertiban tetap mempertimbangkan kondisi serta karakter wilayah daerah.

 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Respons masyarakat Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, muncul menyusul arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait penataan spanduk dan baliho di ruang publik.

Warga menilai kebijakan tersebut memiliki tujuan positif dalam menjaga estetika lingkungan, meski pelaksanaannya dinilai perlu mempertimbangkan kondisi masing-masing daerah.

Hasil pengamatan di sejumlah titik wilayah Bone Bolango menunjukkan pemasangan spanduk dan baliho masih tergolong terkendali.

Di kawasan Center Point hingga sekitar kompleks Kantor Bupati Bone Bolango, jumlah reklame visual terlihat terbatas dan dipasang secara teratur.

Sepanjang jalur utama kawasan tersebut, spanduk yang terpasang umumnya berisi informasi layanan masyarakat serta imbauan sosial.

Tidak ditemukan dominasi baliho politik maupun promosi komersial berukuran besar yang berpotensi mengganggu pandangan pengendara.

Situasi ini dinilai berbeda dengan kondisi sejumlah wilayah perkotaan yang menjadi sorotan dalam arahan Presiden, terutama terkait banyaknya baliho yang dinilai semrawut dan menutupi estetika tata kota.

Lanto Ibrahim, warga Kecamatan Tilongkabila, menyampaikan dukungannya terhadap upaya penataan ruang publik tersebut.

Ia menilai langkah penertiban dapat menciptakan lingkungan yang lebih tertib, namun harus diterapkan secara proporsional.

Menurutnya, kondisi Bone Bolango saat ini masih relatif tertata dengan jumlah spanduk yang tidak berlebihan.

Baca juga: Lowongan Kerja Gorontalo 6 Februari 2026, SMP Islam Al Hijrah Butuh 11 Guru dan Bendahara

Ia juga menyoroti karakter wilayah Bone Bolango yang berbeda dengan kota besar sehingga pendekatan kebijakan perlu menyesuaikan kondisi daerah.

Ia menambahkan bahwa di sepanjang jalan Tilongkabila, jumlah baliho yang terpasang masih terbatas dan sebagian besar berisi informasi pelayanan publik dengan ukuran yang tidak terlalu besar.

Pandangan serupa disampaikan Sandi Djafar, warga Desa Ayula, Kecamatan Bulango Selatan.

Ia menilai arahan Presiden mencerminkan perhatian terhadap penataan lingkungan, namun kondisi di Bone Bolango menurutnya masih tergolong rapi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved