Alasan Jenderal Dudung Ingin Pindahkan Prajurit TNI AD ke Daerah Asal
Prajurit TNI AD balik ke daerah asal. Kebijakan itu disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurahman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Dudung-Abdurachman-2.jpg)
“Tahun 2022-2023 ini adalah tahun politik, TNI AD saya minta harus tegak lurus, loyalitas kepada pimpinan pusat, presiden sebagai panglima tertinggi,” tegas dia.
Di samping itu, Dudung juga menekankan mengenai pemanggilan penceramah. Ia meminta agar prajurit TNI AD tak mengundang penceramah radikal.
Ia menyarankan supaya prajurit TNI AD sebaiknya mengundang penceramah yang mempunyai jiwa nasionalismenya tinggi.
“Ini sudah saya sampaikan kepada seluruh jajaran, cari penceramah yang nasionalismenya tinggi, lebih banyak. Kalau yang ceramahnya sudah miring, miring,” ungkap dia.
“Kalau ceramahnya sudah mengarah pada pemberian pemahaman yang sudah di luar ayat suci Alquran, di luar ajaran dan ketentuan agama Islam, sudah jangan diundang justru harus diwaspadai,” lanjutnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KSAD Perintahkan Pangdam Pindahkan Prajurit ke Daerah Asal",