Konflik Rusia Vs Ukraina
Lari dari Perang Rusia, Bocah Ukraina Jalan Kaki 1.000 Km
Invasi atau operasi militer Rusia ke Ukraina memantik banyak tragedi dan cerita miris bagi rakyat Ukraina.
TRIBUNGORONTALO.COM, Kiev - Invasi atau operasi militer Rusia ke Ukraina memantik banyak tragedi dan cerita miris bagi rakyat Ukraina.
Seorang anak laki-laki Ukraina berusia 11 tahun dicap sebagai “juara” setelah menyelesaikan perjalanan solo dari Ukraina ke Slovakia.
Dilansir dari Arab News, dia melewati rute sejauh 1.000 km ke Slovakia dari kampung halamannya di Zaporizhzhia, tempat pembangkit listrik tenaga nuklir yang diserang pasukan Rusia.
Anak bernama Hassan ini berangkat hanya dengan ransel, paspor, dan nomor telepon kerabat yang tertulis di tangannya, meninggalkan ibunya yang janda dan neneknya yang sakit.
Terletak di tenggara Ukraina, pembangkit nuklir Zaporizhzhia adalah yang terbesar dari jenisnya di Eropa dan salah satu dari 10 terbesar di dunia.
Pembangkit diambil alih oleh Rusia minggu lalu setelah pertempuran sengit yang memicu kebakaran di fasilitas tersebut.
Setelah kedatangannya di Slovakia pada hari Minggu (6/3/2022), Hassan dirawat oleh sukarelawan di tempat penampungan yang didirikan untuk menangani gelombang besar pengungsi dari Ukraina.
Hassan mengaku yidak dapat meninggalkan ibunya yang sudah tua dan lemah. Ibu Hassan, Yulia Pisetskaya, memposting video di Facebook berterima kasih kepada mereka yang telah merawat putranya.
“Di negara kecil Anda, ada orang-orang dengan hati yang besar. Tolong selamatkan anak-anak Ukraina kami dan beri mereka tempat yang aman,” katanya.
Baca juga: Rusia Takkan Pernah Menangkan Perang di Ukraina, Ini Alasan Joe Biden
Laporan media mengatakan para sukarelawan menghubungi kerabat bocah itu, yang nomornya tertulis di tangannya, dan mereka datang untuk menjemputnya.
Menteri Dalam Negeri Slovakia Roman Mikulec memposting apa yang dia gambarkan sebagai "kisah menyentuh hati dari Hassan untuk seluruh Slovakia" di halaman Facebook resmi kementerian.
“Hassan kecil baru berusia 11 tahun tetapi dengan caranya dia telah menunjukkan tekad besar, keberanian, dan keberanian yang terkadang tidak dimiliki orang dewasa,” kata Mikulec.
"Saya benar-benar sangat menyesal untuknya dan semua anak lain dan keluarga mereka yang harus meninggalkan negara mereka karena apa yang terjadi di Ukraina," tambahnya.
Menurut angka resmi, hampir 113.000 orang Ukraina mengungsi ke Slovakia sejak perang pecah pada 24 Februari.
"Saya meyakinkan semua orang yang melarikan diri dari Ukraina bahwa di sini, di Slovakia, kami siap membantu," kata Mikulec. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bocah Ukraina Berusia 11 Tahun Menempuh Perjalanan Solo Sejauh 1.000 Km ke Slovakia"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/120322-Mengungsi.jpg)