Konflik Rusia Vs Ukraina

Sosok Andrei Sukhovetsky, Mayor Jenderal Rusia yang Tewas di Ukraina

Elite militer Rusia gugur dalam pertempuran melawan Ukraina. Mayor Jenderal Andrei Sukhovetsky, seorang perwira tinggi di Rusia.

Editor: Lodie Tombeg
kompas.com
Mayor Jenderal Andrei Sukhovetsky 

TRIBUNGORONTALO.COM - Elite militer Rusia gugur dalam pertempuran melawan Ukraina. Mayor Jenderal Andrei Sukhovetsky, seorang perwira tinggi di Rusia, tewas dalam pertempuran di Ukraina, The Independent melaporkan.

Rusia mengatakan sekitar 500 tentaranya tewas sejak menginvasi negara tetangga Ukraina pekan lalu, sementara 1.600 lainnya terluka.

Pejabat Inggris mengatakan angka itu kemungkinan akan lebih tinggi.

Selain Mayjen Sukhovetsky, dua jenderal Rusia lainnya dilaporkan tewas dalam pertempuran itu.
Ukraina belum merilis angka korban untuk angkatan bersenjatanya.

Tetapi Ukraina mengatakan lebih dari 2.000 warga sipil tewas dalam pertempuran itu.
Kantor hak asasi manusia PBB mengkonfirmasi setidaknya 331 kematian warga sipil dan lebih dari 600 cedera.

Kota-kota di Ukraina telah dibombardir dengan artileri dan rudal.
Pertempuran sengit telah terjadi di seluruh negeri.

Lebih dari satu juta orang Ukraina telah melarikan diri melintasi perbatasan selama 10 hari pertama perang yang dilancarkan oleh Rusia.

Baca juga: 3.000 Warga AS Perkuat 16 Ribu Tentara Sukarelawan Asing Ukraina

Para ahli mengatakan kematian Mayor Jenderal Sukhovetsky akan menjadi pukulan pahit bagi Putin.
Mengutip The Independent, inilah beberapa hal yang ketahui tentang tokoh militer teratas tersebut.

Mayor Jenderal Andrei Sukhovetsky adalah komandan jenderal Divisi Lintas Udara ke-7 Rusia.
Pria berusia 47 tahun itu juga merupakan wakil komandan Angkatan Darat Gabungan ke-41.

Ia merupakan tokoh Rusia paling senior yang tewas dalam konflik ketika kematiannya diumumkan pada hari Kamis (3/3/2022) lalu.

Pria berusia 47 tahun itu menjalani pendidikan di akademi militer dan memulai karirnya sebagai komandan peleton.
Ia kemudian naik pangkat untuk mengambil sejumlah posisi kepemimpinan, termasuk kepala staf unit serangan udara Pengawal.

Sukhovetsky pernah mengambil bagian dalam kampanye militer Rusia di Suriah.
Ia juga dilaporkan diberi penghargaan karena perannya dalam pencaplokan Krimea.

Jenderal itu juga dilaporkan terlibat dalam kampanye di Abkhazia dan Kaukasus Utara.
Sukhovetsky dikenal sebagai seorang penerjun payung yang disegani terjun dalam misi di "wilayah yang bermusuhan".
Bagaimana ia tewas?

Kematian Sukhovetsky dikonfirmasi oleh organisasi perwira lokal di wilayah Krasnodar di Rusia selatan.
Namun badan itu tidak membagikan informasi bagaimana dia dibunuh.

Sebuah sumber militer mengatakan Sukhovetsky telah dibunuh oleh penembak jitu.
Kematiannya diumumkan pada hari Kamis (3/3/2022) dan dikatakan telah terjadi awal minggu.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved