Gorontalo Masuk 6 Daerah Paling Bahagia pada 2021, Ini Provinsi Paling Tidak Bahagia
Pengukuran tingkat kebahagian masyarakat suatu daerah diperlukan untuk Indonesia lebih maju. Badan Pusat Statistik (BPS) telah merilis laporan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/040222-Spot-Baru-Bone-Bolango.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Pengukuran tingkat kebahagian masyarakat suatu daerah diperlukan untuk Indonesia lebih maju. Badan Pusat Statistik (BPS) telah merilis laporan Indeks Kebahagian 2021. Provinsi Gorontalo tidak termasuk 10 besar daerah paling tidak bahagia.
Provinsi yang dipimpin Gubernur Rusli Habibie berada di posisi 6 besar paling bahagia di Tanah Air. Dalam laporan tersebut dipaparkan indeks kebahagiaan pada provinsi-provinsi di Indonesia.
Secara umum, Indeks Kebahagiaan di Indonesia pada tahun 2021 mengalami kenaikan 0,8 poin menjadi 21,79, dibandingkan dengan 2017 yang berada pada angka 70,69.
Dari hasil tersebut, provinsi Maluku utara menjadi daerah dengan Indeks Kebahagiaan tertinggi dengan skor 76,34. Di bawahnya ada provinsi Kalimantan Utara dengan skor 76,33 dan provinsi Maluku dengan skor 76,28. Untuk provinsi paling bahagia se-Indonesia, selengkapnya bisa dibaca di sini. Baca juga: 10 Daerah Paling Tidak Bahagia di Indonesia, Apakah Anda Tinggal di Situ?
Pengukuran Indeks Kebahagiaan Indeks Kebahagiaan ini diukur melalui Survei Pengukuran Tingkat Kebahagiaan (SPTK) untuk melihat persepsi masyarakat tentang apa yang dirasakan dalam menjalani kehidupan. Pada Indeks Kebahagiaan 2021, dilakukan pengukuran dengan metode baru, yaitu kontribusi 2017 menjadi tahun dasar ukuran kebahagiaan.
Hal itu disebabkan karena adanya perkembangan kerangka kerja Indeks Kebahagiaan dari satu dimensi pada 2014 menjadi tiga dimensi pada 2017 dan 2021. Tiga dimensi yang diukur survei tersebut yaitu kepuasan hidup, makna hidup, dan perasaan, yang masing-masing memiliki besaran kontribusi berbeda.
Setiap dimensi penyusun Indeks Kebahagiaan memiliki besaran kontribusi yang berbeda. Dimensi yang berkontribusi terbesar dalam penyusunan Indeks Kebahagiaan adalah Dimensi Kepuasan Hidup, yaitu sebesar 34,80 persen. Sementara kontribusi Dimensi Makna Hidup sebesar 34,02 persen dan Dimensi Perasaan berkontribusi sebesar 31,18 persen.
Variasi nilai ini dilakukan karena penduduk memberikan penilaian dengan derajat yang beragam terhadap setiap indikator dalam konteks pengukuran Indeks Kebahagiaannya.
ebelumnya sudah diketahui daerah mana yang menjadi provinsi paling bahagia di Indonesia, lalu provinsi manakah yang paling tidak bahagia menurut skor Indeks Kebahagiaan dari BPS? Jawabannya adalah Banten.
Provinsi di ujung barat Pulau Jawa ini menjadi provinsi dengan skor Indeks Kebahagiaan terendah yaitu, 68,08. Berikut ini adalah 10 provinsi dengan skor Indeks Kebahagiaan terendah di Indonesia:
- Banten: 68,08
- Bengkulu: 29,74
- Papua 69,87 NTB: 69,98
- Jawa Barat: 70,23
- NTT: 70,31