Konflik Rusia Vs Ukraina

Konstelasi Invasi Rusia: Gerak Pasukan Beruang Merah Terhalang Pejuang Ukraina

Tentara Rusia terus mengepung sejumlah kota di Ukraina. Pertempuran sengit terjadi di Kharkiv, kota terbesar kedua di Ukraina.

Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Konstelasi Invasi Rusia: Gerak Pasukan Beruang Merah Terhalang Pejuang Ukraina
tribunnews
Peta pengepungan pasukan Rusia terhadap Ukraina. 

Pada Sabtu, Rusia melakukan serangan amfibi dari Laut Azov di sisi barat kota. Kemajuan dari Mariupol ke timur akan menciptakan jembatan darat antara Krimea dan wilayah yang dikuasai oleh separatis pro-Rusia di Donetsk dan Luhansk.

Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim pasukannya memasuki Melitopol tanpa perlawanan - meskipun pejabat barat menyatakan wilayah itu masih di tangan Ukraina.

Rusia juga mengatakan mereka telah mengepung Kota Berdyansk di sebelah barat Mariupol. Pasukan Ukraina telah menguasai Kota Kherson setelah pertempuran sengit dan menyebut mereka telah menggagalkan upaya pendaratan amfibi oleh pasukan Rusia di Odesa.

Pada hari-hari menjelang invasi, Rusia menempatkan kapal pendarat yang mampu mengerahkan tank tempur utama, kendaraan lapis baja dan personel, di lepas pantai Ukraina dalam pembangunan besar di Laut Hitam dan Laut Azov.

Putin Siapkan Senjata Nuklir

Presiden Vladimir Putin memerintahkan pasukan pencegah nuklir Rusia dalam siaga tinggi, pada Minggu (27/2/2022).
Hal ini pun menambah ketegangan di tengah perang panas invasinya ke Ukraina.

Sebelumnya, Putin telah berbicara dengan para pejabat tinggi, menyebut hal itu adalah efek dari pernyataan agresif dari pejabat tinggi anggota NATO.

"Negara-negara Barat tidak hanya mengambil tindakan tidak bersahabat terhadap negara kita di bidang ekonomi, tetapi pejabat tinggi dari anggota NATO terkemuka membuat pernyataan agresif mengenai negara kita," kata Putin dalam komentar yang disiarkan televisi.

Tidak hanya itu, Barat mulai menjatuhkan sanksi keuangan yang keras terhadap Rusia. Peringatan dari 'lawannya' tersebut membuat Putin mengambil langkah tegas, dikutip dari WGN9.

Putin telah memerintahkan agar senjata nuklir Rusia disiapkan untuk meningkatkan kesiapan peluncuran. Dia mengatakan kepada Menteri Pertahanan Rusia dan Kepala Staf Umum Militer untuk menempatkan pasukan pencegah nuklir dalam pasukan khusus tugas tempur.

Perintah Putin tersebut menambah ketegangan dengan Barat atas invasi di Ukraina, dan dapat mengarah pada penggunaan senjata nuklir. (*)


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Peta Invasi Rusia: Ukraina Dikepung, Pasukan Putin Pegang Kendali Penuh di Sebagian Besar Wilayah

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved