Warga Gorontalo Meninggal Seusai 11 Hari Vaksinasi Booster, Ini Penjelasan Ketua Komda KIPI
Komite Daerah (Komda) Provinsi Gorontalo Pengkajian dan Penanggulangan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (PP-KIPI) Khusus Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/120222-KIPI.jpg)
Dari pemeriksaan rontgen, ada pembesaran jantung dan di-EKG (pemeriksaan elektrokardiogram) ditemukan ada kelainan pada jantung. Hasil computerized tomography atau CT scane kepala ditemukan ada ipal serebri.
- 4 Februari
Almarhum mengeluhkan sesak napas dan dipindahkan di ICU sampai almarhum meninggal dunia.
Zukri menjelaskan, dari hasil audit tersebut, Komda KIPI dan Komnas KIPI menyimpulkan bahwa almarhum meninggal dunia lantaran mengalami stroke dan kelainan jantung.
"Alhamdulilah, almarhum telah mendapat penanganan di RSAS Kota Gorontalo. Dari hasi audit didapatkan kematian dari almarhum adalah coincidence atau kejadian bersamaan.
"Jadi saya tegaskan ini bukan karena vaksinasi," katanya. Lebih lanjut, Zukri mengatakan, bahwa almarhum juga telah melalui screering sebelum menjalani penyuntikan vaksinasi booster. (apr)